/
Jum'at, 09 September 2022 | 11:12 WIB
Ratu Elizabeth II dan Pangeran Charles (Foto Istimewa / Suara.com / Stefan Rousseau/POOL/AFP)

SuaraCianjur.id- Setelah wafatnya Ratu Elizabeth II tahta Kerajaan Inggris akan diteruskan oleh Pangeran Charles yang akan menjadi raja baru Inggris.

Charles Philip Arthur George lahir tahun 1948, merupakan Pangeran Wales terlama sebagai pewaris takhta Inggris mengutip dari kantor berita anggota OANA, Anadolu, pada Jumat (9/9/2022).

Kendati raja baru dapat memilih nama agung yang berbeda dari nama lahirnya, Charles ingin dikenal sebagai Raja Charles III. Setelah dirinya menjadi raja, putra sulung Charles yakni Pangeran William menjadi Duke of Cornwall.Gelar tersebut dipegang oleh pewaris takhta pertama.

Pewaris takhta di Kerajaan Inggris juga diberikan gelar Pangeran Wales oleh raja yang berkuasa. William dapat dikenal sebagai Pangeran Wales jika ayahnya menganugerahkan gelar tersebut.

Wafatnya Sang Ratu

Ratu Elizabeth II naik tahta pada tanggal 6 Februari 1952, setelah ayahnya Raja George VI, meninggal.

Ia merupakan penguasa monarkhi Inggris dari dinasti Windsor, yang berkuasa paling lama dalam sejarah kerajaan Inggris. Kekuasaan Elizabeth II terjadi selama 70 tahun. Ia menyaksikana berbagai perubahan sosial yang luar biasa selama hidupnya, hingga meninggal pada usia 96 tahun.

Ia terlahir sebagai anak pertama dari Duke of York (yang menjadi Raja George VI) dan Duchess of York (menjadi Ratu Pendamping) di Mayfair, Inggris, pada 21 April 1926.

Ia hanya punya seorang saudara kandung, yakni Putri Margareth (Countess of Snowdon), yang telah lebih dulu wafat pada tanggal 9 Februari 2002.

Baca Juga: Viral! Berkat Gus Samsudin dan Gaul Sama Ustadz, Netizen ke Dokter Richard Lee: Otw Login Nih

"Kita sangat berduka atas kepergian penguasa yang sangat dicintai dan ibu yang sangat disayangi. Saya tahu kepergiannya akan dirasakan di seluruh negara, seantero anggota Persemakmuran, dan tidak terbilang manusia di seluruh dunia,” kata Raja Charles.

Dirinya akan memimpin negara dalam keadaan duka, sebagai raja baru dan kepala negara untuk 14 anggota Persemakmuran. Sementara Camilla sebagai istrinya akan menjadi ratu yang akan mendampingi raja.

Istana Buckingham menyatakan jika Ratu Elizabeth II meninggal dalam keadaan tenang.

"Ratu meninggal secara tenang petang ini. Raja dan Ratu Pendamping akan tetap di Istana Balmoral petang ini dan akan kembali ke London besok."

Seluruh putra dan putri Ratu Elizabeth II telah hadir ke Istana Balmoral, dekat Aberdeen, setelah dokter menyatakan ratu dalam pengawasan dokter. Cucunya, yang kini menjadi pangeran mahkota, Pangeran William juga ada di sana sementara saudara laki-lakinya, Pangeran Harry dalam perjalanan.

Perdana Menteri Inggris, Liz Truss telah ditunjuk Ratu Elizabeth II pada hari Selasa (6/9) lalu. Dirinya memberikan tanggap soal raja baru yang akan mengisi takhta kerajaan.

Load More