SuaraCianjur.id- Sebuah pernyataan yang dikemukakan oleh seorang ibu di Kabupaten Cianjur mendadak langsung viral di media sosial. Ibu tersebut meminta perlindungan kepada Kapolres Cianjur, karena mendapatkan ancaman oleh anak kandungnya sendiri.
Ibu tersebut Euis Suryati warga Kampung Handeueul RT 04/01 Desa Cihaur, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur. Dirinya harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Video yang berdurasi lebih dari 30 detik itu memeprlihatkan kalau Euis yang merekam sendiri. Dirinya mengaku kalau anak yag berinisial G.T memberikan ancaman terhadap dirinya.
"Saya nama Euis Suryati sebagai ibu kandung dari GT merasa resah dengan ancaman anak saya kepada saya selaku ibu kandungnya," terang Euis dalam videonya.
Euis bahkan meminta kepada Kapolres Cianjur untuk memberikan perlindungan karena ancaman dari sang anak.
"Saya mohon kepada bapak Kapolres Cianjur untuk meminta perlindungan hukum kepada saya atas ancaman anak saya," harapnya.
Berdasarkan informasi, Euis Suryati mendapatkan ancaman dari anak kandungnya lantaran tidak diberikan uang. Bahkan sang anak kerap mengamuk jika tidak diberikan.
"Kalau motifnya meminta uang bahkan dalam keadaan mabuk. Karena tidak dikasih sehingga ada pengancaman," kata Fanpan Nugraha, Kuasa Hukum, Euis Suryati.
Fanpan juga mengatakan kalau sang anak sebelumnya membuat laporan ke pihak kepolisian soal dugaan pengeroyokan.
Baca Juga: Luis Milla Bilang Arema FC Tim Pekerja Keras, Semua Pemain Persib Harus Disiplin
"Sebelumnya saudara GT ini terjatuh saat terlibat ceckok dalam keadaan mabuk sehingga pipinya terdapat luka terkena pagar. Kemudian divisum dan lapor bahwa sudah dipukul," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
West Ham Kirim Tottenham Hotspur ke Zona Degradasi usai Bantai Wolves 4-0
-
4 Toner Black Rice, Rahasia Kulit Cerah dan Lembap tanpa Terasa Lengket!
-
PHK di Industri Kendaraan Niaga Indonesia Segera Terjadi Jika Impor Truk China Tak Dibatasi
-
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
-
Ajudan Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Gugat KPK Rp11 Miliar
-
Siswa di Siak Meninggal saat Praktik Sains, Polisi Selidiki Bubuk Hitam-Potongan Besi
-
3 Dekade Berkarya, ADA Band Rilis 'Selalu Ada': Refleksi tentang Kehadiran dan Perpisahan
-
Internet Ngebut di Palembang, Jaringan 5G Telkomsel Makin Luas dan Ini Dampaknya bagi Pengguna
-
Santai Jelang Lawan Persija Jakarta, Bernardo Tavares: Tekanan Menang di Mereka!
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan