/
Kamis, 15 September 2022 | 14:45 WIB
Ilustrasi hacker. (Suara.com/Rochmat) (Foto Ilustrasi / Dok. Suara.com)

SuaraCianjur.id- Seorang pemuda asal Madiun ditangkap oleh apparat penegak hukum, diduga terkait dengan peretasan atas nama Bjorka.

Timsus yang dibentuk oleh Presiden Jokowi sampai turun, karena ada dugaan jika sosok pemuda tersebut sebagai Bjorka,

Tim Khusus Perlindungan Kebocoran Data Pemerintah, masih melakukan pendalaman terhadap peran dan keterlibatan pemuda Madiun tersebut.

Bahkan tim yang mendalami pemuda Madiun tersebut, bukan tim kaleng-kaleng. Tim itu terdiri dari Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenkopolhukam) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

Ada juga Badan Intelijen Negara (BIN), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Mereka bergabung dalam timsus untuk menangkal serangan peretas yang ingin membocorkan data rahasia negara.

Sosok pemuda Madiun yang tengah diperiksa bernama Muhammad Agung Hidayatulloh, seorang warga Desa Banjarsari Kulon, Kecamatan Dagangan.

Tim Siber Polri mengamankan Agung pada hari Rabu (14/9) kemarin sekitar pukul 18.30 WIB.

Namun hingga kini kepolisian masih belum bisa memastikan apakah pemuda tersebut merupakan Bjorka atau bukan.

Baca Juga: Ubah Gaya Rambut Jadi Azimat Ciro Alves Bisa Gacor Saat Persib Jamu Barito di Liga 1

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo, mengatakan benar tidaknya tidaknya peran dari pemuda Madiun tersebut sebagai Bjorka, akan disampaikan langsung oleh Timsus.

"Yang di Madiun sedang didalami terkait masalah yang bersangkutan (peretasan). Timsus sudah bekerja. Apa yang dilakukan akan disampaikan lebih lanjut oleh Timsus," kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (15/9/2022).  

Perkembangan tersebut akan disampaikan Menkopolhukam Mahfud MD. "Masih didalami oleh Timsus, kita sabar menunggu Timsus bekerja. Biarkan Menkopolhukam sampaikan secara komprehensif, saya hanya informasi awal," ujar Dedi. [ANTARA]

Load More