/
Kamis, 15 September 2022 | 13:23 WIB
Ilustrasi hacker bjorka. (Suara.com/Rochmat) (Foto Ilustrasi - Suara.com)

SuaraCianjur.id- Tuduhan yang dilontarkan oleh sebuah akun @volt_anonym terhadap seorang pria asal Cirebon bernama M Said Fikriansyah, yang dituduh sebagai sosok asli diduga Bjorka, pihak kepolisian angkat bicara.

Menurut Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, pihaknya kepolisian belum mendapatkan informasi secara detail dan lebih mendalam soal identitas hacker Bjorka.

Direktorat Siber Bareskrim Polri, hinggi kini masih terus mengusut siapa sosok sebenarnya dibalik nama Bjorka tersebut.

"Belum ada nanti kalau sudah ada updatenya dari Direktorat Siber, akan disampaikan," terang Irjen Dedi kepada awak media, Kamis (15/9/2022).

Dedi mengatakan, pihak kepolisian hingga kini masih bekerja dengan tim khusus yang dibentuk oleh Presiden Jokowi untuk menemukan sosok sebenarnya.

"Sudah saya tanyakan Dir Siber tim gabungan masih bekerja nanti nunggu info lanjut," jelasnya.

Dituduh Bjorka 

Dituduh oleh seseorang sebagai diduga sosok Bjorka, pemuda asal Desa Klayan, Kecamatan Gunungjati, Kabupaten Cirebon ini syok setelah dituduh Bjorka.

Said pun langsung membantah tuduhan tersebut. Ia  mengaku hanya seorang video editor.

Baca Juga: Luar Biasa, Hampir 5 Juta Orang Ikuti Penerbangan Pesawat yang Angkut Jenazah Ratu Elizabeth II

"Dari kemarin pagi nama saya sudah ramai ditautkan di berbagai media menuduh, mendesak dan menganggap saya hacker, saya marah karena tuduhan itu," terang Muhammad Said Fikriansyah, pada Kamis (15/9/2022).

Muhammad Said Fikriansyah sangat terkejut dengan ontaran tuduhan dari akun Instagram @volt_anonym. Ia sendiri sangat cemas dan meminta perlindungan ke Polresta Cirebon.

"Akhirnya saya inisiatif menghubungi Polresta Cirebon untuk meminta perlindungan, saya bukan hacker atau Bjorka," kata dia mengungkapkan.

Bahkan dengan tuduhan tersebut Ia sempat tidak bisa tidur nyenyak.

"Tidak bisa tidur saya dari kemarin, padahal saya sendiri tidak pernah ikut hacker-hacker, tidak kenal akun itu siapa (Volt Anonym). Saya tegaskan saya bukan Bjorka," tegas Said.

Muhammad Said Fikriansyah, pria asal Cirebon yang dituduh sebagai Bjorka. (sumber: Foto Istimewa / Suara.com / Ciayumajakuning.id)

Sebelumnya sebuah akun Instagram bernama @volt_anonym telah membuat hebih masyarakat usai, karena ia mengungkapk sebuah identitas yang diduga sebagai Bjorka.

Bjorka sendiri adalah akun yang membongkar dan mempublish identitas oribadi milik beberapa pejabat tinggi negara dari mulai Presiden Jokowi hingga beberapa orang nama Menteri.

Identitas yang diduga sebagai sosok asli Bjorka terungkap dan diduga kuat adala pemuda asal Cirebon, sesuai yang disampaikan oleh akun instagram @volt_anonym.  

Kemudian hal ini lantas ramai diperbincangkan ldiberbagai media sosial. Melalui akun keduanya @voltcyber_v2 diungkapkan identitas hacke Bjorka melalui sebuah video yang menampilkan sosok asli dibalik Bjorka.

Terdapat teks dalam sebuah video unggahannya yakni 'M.S.F WE ARE FROM CIREBON.

Bahkan video tersebut juga mengungkap foto-foto yang diduga Bjorka, alamat rumah sampai gambar rumah yang diambil dari Google Maps.

“Mau klarifikasi apapun namanya sebar data orang lain itu sudah melanggar ya adek adek kecil. Ingat!!! Ekor itu selalu ngikutin jejak jejak kecuali lu ekor cicak yang bisa putus lalu cari jalan sendiri.  Mau sampe kapan main kucing-kucingan sama aing!!!," terang akun tersebut.

Imbas dari tuduhan yang dilontarkan oleh @volt_anonym itu, akun Instagram @muhammadsaidfikriansyah sampai membatasi kolom komentar.

Bahkan akun @volt_anonym menyampaikan dalam postingannya membongkar soal pencurian data yang ternyata tidak sebanyak apa yang dibeberkan.  

"Data yang katanya 133M dari meretas Kominfo tidak lebih isinya cuma 200 data saja dan itu pun di-copy sehingga banyak data yang sama seolah-olah  data yang dia curi sebanyak 133M padahal cuma 200 an," tulisnya, seperti dikutip pada hari Rabu (14/9) kemarin.

Akun instagram yang diduga sebagai identitas asli dari Bjorka menurut akun Instgaram Volt-Anonym dalam postingannya menyebutkan sebuah nama. (sumber: Foto Istimewa / tangkapan layar)

Apa yang diunggah oleh Bjorka menurutnya, sama seperti data dump atau sampah serta telah kadaluarsa.

Dirinya mengklaim kalau data yang dimiliki akun @muhammadsaidfikriansyah sama seperti Bjorka.  

"Coba kelen perhatikan data yang aing ambil dari Bjorka ini. Perhatikan kolom kuning. Perhatikan angka urutan paling kiri. Di situ kelen bisa melihat data yang sama, jadi mereka hanya menyalin lalu input lagi dan seterusnya sampai jumlahnya banyak sehingga seolah-olah data yang mereka tahu sebanyak 133M. Padahal ya cuma 200 an doang dan itu pun data dump," katanya dalam postingan tersebut.

Sumber: Suara.com 

Load More