SuaraCianjur.id - Menjaga kebersihan supaya terhindar dari kotoran dan penyakit memang patut dilakukan. Tapi kalau terlalu higienis juga tidak baik, malah justru akan mendatangkan penyakit.
Menurut dr.Zaidul Akbar, melansir dalam kanal Youtubenya mengatakan jika terlalu higienis juga bukanlah hal yang baik.
“Contoh, ada dua orang anak yang diajak untuk makan di pinggir jalan. Anak pertama sangat higienis saking takutnya dengan bakteri, tapi anak kedua biasa saja. Dari hal ini bisa ditebak jika anak pertama yang akan mencret” kata dr.Zaidul Akbar.
Kenapa itu terjadi? Menurut dr.Zaidul Akbar penyebabnya karena seseorang yang terlalu higienis tidak memiliki perlindungan terhadap tubuhnya untuk melawan kuman.
Perlu diketahui kalau struktur tubuh seseorang sama dengan struktur tanah. Maka jangan terlalu menghindarinya.
Dikatakan dr. Zaidul Akbar, tubuh sangat membutuhkan bakteri. Karena bakteri baik akan sangat membantu untuk mencerna serat, mengatur kekebalan tubuh hingga mengontrol kesehatan otak.
“Suplai tubuh dengan probiotik, dan dapat dibilang kalau musuh probiotik ini adalah antibiotik” kata dr. Zaidul Akbar
Ternyata jika selalu menghindari probiotik, maka dapat menyebabkan Dysbiosis. Dysbiosis adalah kondisi ketidakseimbangan jumlah mikroorganisme dalam saluran pencemaran manusia.
Kontibutor: Zafirah Nurtsanyah
Baca Juga: Katanya Pihak Rizky Billar Minta Cabut Laporan KDRT di Polisi, Orang Tua Lesti Kejora Tak Mau Damai
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
BNN Sita Narkotika Senilai Rp211,4 Miliar dalam Operasi Saber Bersinar
-
BUMN RI Mulai Ekspor Keahlian Energi Terbarukan ke Luar Negeri
-
Terpopuler: Chery Q Bikin Heboh, MG Terancam
-
Putra Bojan Hodak Resmi Dipanggil Timnas Malaysia U-19 untuk Piala AFF U-19 2026
-
Merasa Kosong di Tengah Keramaian: Membaca Rasa Sepi di The Great Gatsby
-
13 Minutes: Pacuan Adrenalin di Tengah Kepungan Tornado, Malam Ini di Trans TV
-
HP Midrange Honor Bawa Baterai 12.000 mAh dan Chip Anyar Dimensity, Performa Kencang
-
Poin Revisi UU HAM, Wamen HAM: Pembela HAM Tidak Bisa Dikriminalisasi
-
Bongkar LHKPN AKP Deky: Kasat Narkoba yang Dipecat karena Beking Bandar Ternyata Punya Harta Rp1 M
-
Di Balik Film 'Halaman Terakhir', Ada Kisah Perpustakaan Mandiri yang Bertahan Sejak 1981