/
Sabtu, 08 Oktober 2022 | 14:59 WIB
hanyut (Suara.com/B. Rahmat)

SuaraCianjur.id - Seorang lansia yang berusia 108 tahun, dilaporkan hanyut terbawa aliran sungai Cipajulang, Kota Bandung. Saat ini petugas dari Diskar PB Kota Bandung bersama dengan pihak kepolisian dan warga tengah melakukan pencarian terhadap kakek tersebut.

Ialah Ading, yang merupakan warga Bojong Awi Kidul, RT 02/04. Kelurahan Cisaranten, Kota Bandung. dilaporkan jatuh ke sungai pada Jumat (7/10/2022) petang, sekira pukul 18.00 WIB.

Ading disebut jatuh tak jauh dari rumahnya. Menurut keterangan warga, Ading dalam kondisi sakit. Peristiwa nahas itu diketahui tetangga sekitar rumahnya. Saat kejadian petang kemarin air sungai tersebut tengah tinggi dan deras setelah diguyur hujan lebat sore harinya.

Dilansir dari SuaraJabar.id menyebutkan, seorang saksi mengaku mendengar suara sesuatu yang terjatuh ke sungai. Saat menghampiri sumber suara, saksi sontak melihat sosok Ading terhanyut. Saksi tersebut pun meminta pertolongan terhdap warga lainnya dan menghubungi Dinas Kebakaran Dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung.

Petugas Diskar PB Kota Bandung pun bergegas ke lokasi dan melakukan penanganan serta pencarian. Petugas berkoordinasi dengan saksi dan pihak setempat dan mendatangi keluarga korban. Petugas langsung melakukan proses pencarian korban dilakukan dari mulai titik jatuh dengan cara menyisir sungai Cijalupang.

Kabid Kesiapsiagaan Operasi Pemadaman dan Penyelamatan Diskar PB Kota Bandung, M Yusuf Hidayat, membenarkan informasi tersebut. Ia menyampaikan, siang ini, Sabtu (8/10/2022), pukul 11.06 WIB, pihaknya masih melakukan pencarian bersama tim.

"Pencarian menuju Gedebage bersama tim Diskar PB Kota Bandung, BNPP/BASARNAS, PMI Kota Bandung, PMI Kewilayahan, relawan/pengiat sungai, dan relawan lainnya," katanya saat dihubungi.

Sementara itu, menurut Pegiat Sungai Jabar, Yadi Supriyadi, yang hari ini turut menjadi relawan tim pencarian, mengatakan bahwa mereka bersama keluarga korban sudah menyusuri Sungai Cijalupang sejauh lima kilometer dari titik jatuh, hingga pukul 11.18 WIB tadi.

Yadi turun langsung ke sungai dengan mengenakan pelampung. Beberapa anggota tim lainnya berjalan kaki menyusur bantaran sungai. Pencarian tembus ke kawasan Gedebage. Di sana, katanya, satu unit perahu karet dikerahkan.

Baca Juga: Beredar Potret Lawas Kawasan Senen Jakarta Tahun 1980, Publik Sebut Suasananya Mirip di Negara Ini

"Kami sisir mulai tempat kejadian awal hingga ke Summarecon Gedebage, belum ada tanda-tanda," katanya kepada Suara.com.

Menurut dia, pencarian setidaknya akan berfokus di tiga titik yakni sekitar lokasi awal jatuhnya Ading, kawasan Gedebage, dan titik kawasan muara di Tegal Luar.  "Pencarian sudah lima kilometer dari titik kejadian," ucapnya. 

Load More