- Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, mengusung sistem Pilkada melalui DPRD saat bertemu Presiden Prabowo di Istana.
- PKB menyatakan dukungannya terhadap program pemerintah, termasuk program Makan Bergizi Gratis, kepada Presiden Prabowo.
- Pertemuan tersebut juga membahas keyakinan PKB terhadap kepemimpinan Prabowo dalam bidang geopolitik dan internasional.
Suara.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar, turut membahas mengenai sistem pemilihan kepala daerah melalui DPRD dalam pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto, hari ini.
Melalui pembicaraan dalam pertemuan dengan jajaran pengurus PKB, Imin mengusung sistem Pilkada melalui DPRD.
"Ya, itu termasuk poin-poin pikiran yang kami usung dan beliau amat sangat setuju. Bahkan politik yang terlampau kompetitif tiap hari kompetitif, tidak produktif," kata Imin usai bertemu Prabowo di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (4/2/2026).
Menurutnya saatnya ada pembatasan terhadap kompetisi politik agar tidak setiap hari, melainkan saat-saat tertentu sehingga bisa lebih produktif.
"Salah satunya adalah pilkada yang tentu menjadi program untuk dikembalikan pada sistem yang lebih kondusif. Soal kapan, belum waktunya kita membahas itu, di DPR juga belum, nanti pada saatnya," kata Imin.
Imin menjelaskan lebih lanjut mengenai pandangannya mengenai pembatasan kompetisi politik.
"Ya kalau Pilkada itu menjadi panasnya politik yang tidak pernah berhenti sehingga mungkin hanya dibatasi Pilpres lah," ujar Imin.
Ia menegaskan posisi PKB yang tidak sekadar setuju, melainkan mendukung sistem Pilkada melalui DPRD.
"PKB dari dulu menginginkan Pilkada melalui DPRD," kata Imin.
Baca Juga: Cak Imin dan Jajaran PKB Bertemu Tertutup dengan Presiden Prabowo, Ada Apa?
Melalui pertemuan di Istana, Imin turut menyampaikan dukungan penuh dari PKB terhadap keputusan, kebijakan, serta program-program pemerintah yang dapat dinikmati rakyat secara langsung.
"Bahkan kita siap menyukseskan upaya lanjutan dari seluruh program strategis itu, misalnya membangun ekosistem program Makan Bergizi Gratis, melibatkan seluruh stakeholders dalam supaya supply and demand dari kebutuhan MBG berjalan dengan lebih produktif lagi," kata Imin.
Selain itu, Imin turut menyampaikam keyakinan PKB atas kepemimpinan Prabowo di bidang geopolitik dan internasional.
"Kami meyakini Pak Presiden Prabowo amat sangat paham betul tentang peta geopolitik yang amat sangat rumit, kompleks, dan membutuhkan penanganan cepat dan khusus," kata Imin.
Ia mangatakan PKB mendukung penuh seluruh langkah-langkah peran diplomatik yang produktif yang diambil Prabowo.
"Termasuk BoP (Board of Peace) yang menjadi bagian penting dari solusi global dan terutama menyangkut kepentingan rakyat Indonesia sehingga PKB mendukung penuh, baik melalui legislatif dan melalui berbagai gerakan sosial keagamaan di semua level di Indonesia," kata Imin.
Berita Terkait
-
Sebelum Lakukan Pemutihan Utang BPJS, Pemerintah Ingin Pastikan Hal Ini
-
Siswa SD Akhiri Hidup: Menko PM Minta Pejabat Peka, Masyarakat Lapor Bila Sulit Ekonomi
-
PKB Mau Prabowo Dua Periode tapi Dukungan untuk Kursi Wapres Masih Rahasia
-
Cak Imin dan Jajaran PKB Bertemu Tertutup dengan Presiden Prabowo, Ada Apa?
-
Dibatasi 35 Orang, Ada Apa Jajaran PKB Temui Presiden Prabowo di Istana Siang Ini?
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
Geger Tragedi Siswa SD di NTT, Amnesty International: Ironi Kebijakan Anggaran Negara
-
Rute MRT Balaraja Dapat Restu Komisi D DPRD DKI: Gebrakan Baru Transportasi Aglomerasi
-
Wamensos Minta Kepala Daerah Kaltim & Mahakam Ulu Segera Rampungkan Dokumen Pendirian Sekolah Rakyat
-
Dukung 'Gentengisasi' Prabowo, Legislator Demokrat: Program Sangat Menyentuh Masyarakat
-
Pemulihan Pascabencana Sumatera Berlanjut: Pengungsi Terus Berkurang, Aktivitas Ekonomi Mulai Pulih
-
DPR Soroti Tragedi Siswa SD NTT, Dorong Evaluasi Sisdiknas dan Investigasi Menyeluruh
-
Dobrak Kemacetan Jakarta-Banten, Jalur MRT Bakal Tembus Sampai Balaraja
-
Pakar Soal Kasus Chromebook: Bukti Kejagung Bisa Gugurkan Dalih Niat Baik Nadiem Makarim
-
Benang yang Menjaga Hutan: Kisah Tenun Iban Sadap dari Jantung Kalimantan
-
Menpar Widiyanti Bantah Isu Bali Sepi Wisatawan, Ungkap Data 12,2 Juta Kunjungan di 2025