SuaraCianjur.id – Indonesia terbebas dari hukuman FIFA hingga mendapat sorotan media luar negeri.
Media Vietnam, Phapluat menurunkan judul 'telepon rahasia Presiden FIFA dengan Presiden Indonesia'.
Diketahui, Presiden FIFA Gianni Infantino secara resmi berkirim surat kepada Presiden Jokowi soal Indonesia terbebas dari hukuman usai Tragedi Kanjuruhan Malang, hingga menewaskan 131 suporter dari Aremania.
Dalam pemberitaannya, media Vietnam tersebut menyebut jika pasca tragedi Kanjuruhan di hari Sabtu (1/10), hampir seluruh mesin politik Indonesia bermain.
"Indonesia khawatir dicabutnya hak menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20. Dalam beberapa hari terakhir, Ketua FIFA, Presiden Gianni Infantino secara aktif menelepon Presiden Indonesia, Joko Widodo secara langsung untuk mendapat banyak informasi," tulis media lokal Vietnam tersebut, seperti dikutip dari Suara.com, Sabtu (8/10/2022)
Media lokal Vietnam menyoroti komunikasi antara Presiden FIFA dengan Presiden Joko Widodo.
Menurut media Vietnam tersebut, Presiden FIFA sangat memahami bahwa Indonesia sangat takut dicopot haknya menjadi tuan rumah Piala Dunia U-2020 Mei 2023 dicabut.
"Sejak kejadian itu, seluruh mesin politik Indonesia ikut bermain. Mulai dari Presiden RI hingga Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Dalam Negeri, Kepolisian, Kementerian Kesehatan, hingga PSSI, semuanya bergegas menyelesaikan masalah yang telah jadi sorotan global tersebut,"
Pemerintah Indonesia dianggap media Vietnam langsung bergerak cepat, usai kejadian berdarah terjadi.
Baca Juga: Buset! Denise Chariesta Ngaku Sering Berhubungan Badan Sama Suami Artis, Gak Pake Jeda Istirahat
Pembentukan tim independen pencari fakta dan penetapan tersangka dianggap sebagai langkah maju oleh mediadari negara tetangga tersebut.
Langkah Presiden Jokowi langsung menghubungi Presiden FIFA serta mengutus Menteri BUMN, Erick Thohir bertemu di Doha, Qatar juga mendapat apresiasi dari media Vietnam. Thohir bertemu Infantino untuk menyampaikan surat khusus Jokowi.
Indonesia Terbebas dari Sanksi FIFA
Satu hari setelah pertemuan Erick Thohir dengan Presiden FIFA, Jokowi mengumumkan bahwa Indonesia terbebas dari sanksi FIFA.
"Surat dari FIFA ini adalah tindak lanjut pembicaraan saya per telepon dengan Presiden FIFA, Gianni Infantino, pada 3 Oktober 2022 lalu. Berdasarkan surat tersebut, alhamdulillah sepak bola Indonesia tidak dikenakan sanksi oleh FIFA," jelas Presiden Jokowi, dalam kanal Youtube Sekretariat Presiden.
Meski demikian, Presiden Jokowi menegaskan jika Pemerintah Indonesia bersama-sama dengan FIFA akan membentuk tim transformasi sepak bola Indonesia.
"FIFA bersama-sama dengan pemerintah akan membentuk tim transformasi sepak bola Indonesia dan FIFA akan berkantor di Indonesia selama proses-proses tersebut," ujar Presiden Jokowi.
Selanjutnya, pemerintah memaparkan bahwa akan dilakukan langkah-langkah kolaborasi antara FIFA, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), dan pemerintah Indonesia untuk membangun standar keamanan stadion di seluruh stadion yang ada di Indonesia.
“Dua, Memformulasikan standar protokol dan prosedur pengamanan yang dilakukan oleh pihak kepolisian berdasarkan standar keamanan internasional. Yang ketiga, kita juga akan bersama-sama melakukan sosialisasi dan diskusi dengan klub-klub bola di Indonesia, termasuk perwakilan suporter untuk mendapatkan saran dan masukan serta komitmen bersama,” papar Presiden Jokowi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek