SuaraCianjur.id- Polri akan melakukan tindakan tegas terhadap para pelaku yang menyebabkan kerusahan di luar Stadion Kanjuruhan Malang, pada hari Sabtu (1/10) lalu.
Usai laga Arma FC vs Persebaya Surabaya, meletus kericuhan hingga menyebabkan 131 orang meninggal dunia. Ricuh terjadi akibat dipicu oleh pelepasan gas air mata, oleh apart kea rah penonton yang berada di tribun stadion.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo menyatakan, akan menerjunkan tim investigasi untuk melakukan identifikasi para pelaku perusakan dan pembakaran yang terjadi di luar stadion.
"Minggu depan tim investigasi akan melakukan penegakan hukum kepada siapapun yang teridentifikasi melakukan perusakan dan pembakaran di luar stadion," terang Dedi kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (8/10/2022), seperti mengutip dari Suara.com.
Polri telah melihat adanya dua peristiwa yang terjadi ketika Tragedi Kanjuruhan terjadi. Kini pihaknya sedang mendalami hal itu.
Menurut Dedi untuk isniden yang terjadi di luar lapangan, pihak kepolisian tentu akan mengusut terhadpa semua pihak, yang diduga melakukan perusakan, anarkis, penyerangan dan termasuk pembakaran.
Sebagaimana yang diatur dalam Pasal 170 KUHP, Polri akan mulai mengusut para pelaku kerusuhan di luar Stadion Kanjuruhan, Malang.
Selain itu, hasil dari investigasi kepolisian ditemukan sebanyak 46 botol miras oplosan di dalam Stadion Kanjuruhan.
"Sisa botol miras oplosan yang telah diminum di tribun itu telah dilakukan pengambilan dan pemeriksaan oleh tim Laboratorium Forensik (Labfor)," terangnya.
Maka dari itu Irjen Dedi juga memberikan imbauan kepada semua pihak agar bisa bersikap kooperatif. Dirinya juga meminta untuk mau mengakui perbuatannya ke Polis.
"Disarankan sebaiknya para pihak yang melakukan perusakan, pembakaran, penyerangan, dan lainnya bisa serahkan diri kepada pihak berwajib," katanya. (ANTARA)
Tag
Berita Terkait
-
TGIPF Kumpulkan Rekaman CCTV Saat Tragedi Kanjuruhan Terjadi
-
Tangis Sesal Ketua Panpel Arema FC: Ikhlas Jadi Tersangka, Ponakan Tewas di Kanjuruhan
-
Bukti Penting Tragedi Kanjuruhan Sudah Dikantongi Buat Ungkap Fakta Sebenarnya, TGIPF Investigasi Setiap Tahapan
-
Datang Tanpa Atribut, Anggota Bonek Ini Turut Jadi Korban Tewas di Stadion Kanjuruhan
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Proses Syuting Selesai, The Lincoln Lawyer Siap Akhiri Kisah di Season 5
-
Syarat KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah? Begini Aturannya
-
Kejagung Digeruduk, Massa Desak Program MBG Disetop
-
Bukan Orang Pidsus! Kejagung Pilih 9 Jaksa Eks KPK untuk Garap Kasus Febrie Adriansyah
-
Menag Nasaruddin Umar Masuk Bursa Ketum PBNU, Gus Ipul Bicara soal Aturan Main
-
5 Tips Membuat Itinerary Liburan Hemat Budget untuk Backpacker
-
Skandal Makan-Minum: Mantan Wakil Ketua DPRD Jember dan Eks Istri Terbukti Korupsi
-
Mobilitas Kian Padat, Hyundai New CRETA Hadirkan Kabin Nyaman untuk Temani Setiap Perjalanan
-
Kendal Tornado FC Datangkan Kiper Timnas Indonesia U-20 Er Deva Aulia Egon
-
Danantara Mulai Bidik Saham BEI