SuaraCianjur.id- Bagi para suami wajib mengetahui ketika istri mendapatkan orgasme saat mencapai puncak kenikmatan saat berhubungan seks.
Sebab hal ini sangat penting, agar suami bisa bersemangat dalam berhubungan intim dan membuat rumah tangga menjadi lebih harmonis.
Menurut seksolog Klinis Zoya Amirin, secara terbuka dirinya mengungkapkan soal tanda-tanda wanita yang sedang merasakan puncak kenikmatan ketika melakukan hubungan seks.
Melansir dalam tayangan melalui kanal YouTube Gue Sehat, seperti dilihat pada hari Sabtu (8/10/2022).
"Bulu kuduknya berdiri atau merinding, biasnaya di leher, paha, dada, atau payudara," terang Zoya Amirin.
Bahkan Zoya Amirin turut membeberkan soal ada beberapa tanda wanita yang sedang terangsang. Tampak dari bagian puting yang mengeras.
"Tanda yang pasti adalah sebuah remasan terjadi di dalam anu (vagina) wanita, rasanya seperti kedutan," pterang Zoya Amirin.
Menurutnya ada beberapa tipe wanita saat dirinya merasa puas ketika berhubungan seks. Terjadi beberapa kedutan bagi tipe wanita multiple.
"Kalau multiple biasanya terjadi beberapa kali dalam satu kali main. Misalnya main hubungan ranjang selama 15 menit, wanita bisa menikmati satu, dua, atau bahkan tiga kali," terang Zoya Amirin.
Baca Juga: Buset! Denise Chariesta Ngaku Sering Berhubungan Badan Sama Suami Artis, Gak Pake Jeda Istirahat
Kemudian Zoya Amirin juga mengungkapkan tentang serial orgasme. Yakni ketika wanita akan merasakan kenikmatan dalam hitungan detik.
"Rasanya seperti greget, nyetrum dan hal tersebut terjadi dalam hitungan detik saja," kata dia.
Dirinya juga memaparkan sebuah penelitian. Dikatakan sebanyak 60 persen wanita belum pernah merasakan kenikmatan tersebut. Kendati penelitian itu dilakukan pada tahun 2016 silam, tapi menurut Zoya Amirin, masih berlaku untuk saat ini.
"Pada dasarnya banyak orang yang terlalu fokus terhadap rangsangan yang ada di titik kenikmatan. Hal itu bisa dilakukan kalau kedua pasangan untuk mencari titik yang sama," jelasnya.
Maka bagi para suami sudah saatnya mengenali hal ini agar mengetahui titik rangsangterbaik untuk istrinya dan bisa menambah keharmonisan dalam berhubungan.
Tag
Berita Terkait
-
Buset! Denise Chariesta Ngaku Sering Berhubungan Badan Sama Suami Artis, Gak Pake Jeda Istirahat
-
Pasutri Lakukan Serangan Fajar saat Berhubungan Seks Bisa Lebih Mantap dan Greget, Kenapa Yah?
-
Buat Pasutri Jangan Pernah Lakukan Ini saat Berhubungan Intim, Bisa Terkena Pidana Juga
-
Dampak Buruk Masturbasi, Awas! Akan Kesulitan Orgasme saat Hubungan Seks
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Mau Gelar Scudetto, Haram Buat Pemain Inter Milan Salahkan Wasit Kalau Kalah
-
Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran
-
Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Gennaro Gattuso: Pemain Dilarang Lembek, Berjuang Mati-matian
-
Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa
-
Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius
-
Viral Polisi Ditantang Duel Remaja di Blitar saat Sita Petasan Siap Meledak, Ini Kronologinya
-
Sinopsis Project Hail Mary, Misi Ryan Gosling Selamatkan Bumi dari Kepunahan
-
Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa
-
Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?