SuaraCianjur.id- Ada yang membuat kesal Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar.
Dirinya menunjukan kekesalan atas penetapan tersangka, dalam Tragedi Kanjuruhan Malang.
Umuh Muchtar mengatakan seharusnya bukan hanya Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita yang dijadikan tersangka, tapi juga harus terhadap para anggotanya.
Seperti yang diketahui kalau Dirut PT LIB itu, dinyatakan bersalah karena tidak melakukan verifikasi terbaru terhadap Stadion Kanjuruhan Malang.
Maka Umuh Muchtar pun merasa, kalau penetapan tersangka tersebut seharusnya juga ditunjukan terhadap para anggotanya.
"Karena mereka juga yang melaksanakan dan yang ditugaskan. Jadi jangan menuding kepada salah satu nama. Karena dia, sudah menugaskan dan yang ditugaskan melaporkannya," ungkpa Umuh Muchtar di Kota Bandung, Senin (10/10/2022).
Namun begitu, Umuh Muchtar berharap para tersangka yang sudah diumumkan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beberapa hari kemarin, proses hukum bisa terus berjalan.
Sehingga tidak hanya Akhmad Hadian Lukita yang bertanggung jawab tapi juga semua pihak lainnya.
"Saya tegaskan, periksa karena mereka yang bertanggung jawab, yang selalu berkunjung (stadion) ke setiap daerah harus tanggung jawab," tegas Umuh.
Baca Juga: Kejaksaan Agung Limpahkan Dakwaan Ferdy Sambo Cs ke PN Jaksel, Langkah Persidangan Makin Dekat
"Jangan satu orang yang bertanggung jawab, semua yang ada disitu, termasuk Komisarisnya. Saya kasihan, bersedih Pak Lulu semoga diberikan kekuatan. Saya tegaskan biar aman dan jelas, ganti yang profesional, yang mengerti sepak bola," tambah Umuh.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Novel Haru-Biru, Dua Kisah Menyentuh tentang Cinta dan Pengorbanan
-
5 Foundation Stick 'Dupe' Dior yang Bikin Wajah Auto Mulus, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
5 Weton Paling Ditakuti Makhluk Halus Menurut Primbon Jawa
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Tapir Mati Mengenaskan di Areal Perusahaan, Diduga Ditabrak Truk Besar
-
Prediksi Tunisia vs Jepang: Elang Kartago Krisis, Samurai Biru Mendominasi?