/
Selasa, 11 Oktober 2022 | 18:32 WIB
Momen Bos Arema gelar 7 harian korban tragedi Kanjuruhan (Foto Istimewa / Suara.com / Instagram - @shandypurnamasari)

Penyampaian hal itu berdasarkan keterangan ahli dan dokter spesialis. Sehingga kata Dedi, tidak ada satupun orang yang meninggal dunia akibat gas air mata.

"Dari dokter spesialis penyakit dalam, penyakit paru, penyakit THT, dan juga spesialis penyakit mata, tidak satu pun yang menyebutkan bahwa penyebab kematian adalah gas air mata. Tapi penyebab kematian adalah kekurangan oksigen, karena apa? Terjadi berdesak-desakan, trerinjak-injak, bertumpuk-tumpukan mengakibatkan kekurangan oksigen," kata dia menjelaskan.

Sumber: Suara.com 

Load More