SuaraCianjur.id – Heboh asumsi publik yang menyatakan Lesti Kejora nge-prank warga Indonesia akibat pencabutan Laporan Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) Rizky Billar, menuai reaksi dari sejumlah kalangan.
Tsamara Amany yang dikenal dengan seorang politikus perempuan turut angkat bicara soal pencabutan Laporan KDRT yang dilakukan Lesti Kejora.
Dengan tegas Tsamara Amany menyatakan ketidak-setujuannya dengan asumsi publik bahwa Lesti Kejora dinilai nge-prank. Pernyataan tersebut ia unggah dalm bentuk video di laman Instagram pribadinya @tsamaradki:
“Gue nggak setuju dengan pendapat ini, karena memang kenyataanya korban KDRT susah lepas dari abusernya, dari relasi abusif. Bahkan ada riset yang menunjukkan bahwa butuh setidaknya 7 kali percobaan dari korban kekerasan atau KDRT apapun itu korban yang di-abuse untuk betul-betul bisa lepas dari relasi abusif,” kata Tsamara
Ia juga turut menjelaskan berbagai alasan yang dinyatakan korban ketika memilih mempertahankan rumah tangga padahal sudah jelas telah terjadi KDRT.
“Alasannya bisa macem-macem, bisa berharap suaminya/istrinya siapapun pelaku tersebut, atau pacarnya itu berubah dengan misalnya upaya kasih sayang, upaya mencoba lagi memulai hubungan,atau memikirkan anak, atau juga menganggap bahwa dirinya itu tidak layak dicintai. Jadi kayak mulai kena mental juga gitu,” sambungnya.
Dalam unggahannya tersebut, Tsamara Amany menyampaikan bahwa publik tidak bisa serta merta menuduh Lesti Kejora nge-prank atau membuat drama rumah tangga.
“Nah karena itu kita nggak bisa dengan mudah nuduh Lesti nge-prank atau Lesti lagi buat drama rumah tangga dan lain-lain gitu. Emang sih kita kecewa dan itu wajar aja kita kecewa. Tapi kekecewaan kita tuh pada fakta bahwa Lesti belum bisa lepas dari relasi abusif. Bukan karena Lesti lagi mau buat drama,” imbuh Tsamara Amany.
Diakhir, dia mengeaskan bahwa apapun keputusan korban KDRT, kita harus menudukungnya bukan malah meghujatnya. Sikap hujatan yang dilayangkan kepada korban KDRT sama saja dengan mengabulkan keinginan pelaku.
Baca Juga: Kata Dokter Zaidul Akbar, Menyantap Makanan yang Masih Panas ternyata Berbahaya untuk Kesehatan
“Nah jadi kalau suatu saat Lesti melaporkan lagi bahwa dia menjadi korban KDRT atau dia speak up kita nggak seharusnya malah mensyukuri atau malah mengatakan bahwa itu kesalahan dia, karena itulah keinginan abuser, untuk kita mengisolasi korban.Siapapun itu Lesti, atau siapapun kita harus tetap dukung korban KDRT untuk berani,” tegas Tsamara Amany.
Berita Terkait
-
Inilah Isi Perjanjian Damai Lesti Billar, Hingga Tanggapan Psikolog Ternama
-
Terungkap Isi Perjanjian Damai Lesti Kejora dan Rizky Billar, Begini Lengkapnya!
-
Hotma Sitompul Tegaskan Dukung Keputusan Lesti Kejora dan Tidak Mempermainkan Hukum
-
Kecewa dengan Keputusan Lesti Kejora Cabut Laporan KDRT, Lita Gading Beri Tanggapan Menohok
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Daerah Makin Cari Cara Tak Bergantung Dana Pusat, Fiskal Jadi Fokus APEKSI Kalimantan
-
Blackout Sumatra Berulang, Ketahanan Sistem Kelistrikan Nasional Kembali Dipertanyakan
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan
-
Heboh! Bocah Tertangkap Curi Dompet Menangis Minta Diviralkan
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Barry Likumahuwa Tampil di POP: SELAH, Ruang Ibadah Musik yang Intim di Jakarta