- BPI Danantara memulai proyek dari kampung haji hingga hilirisasi mineral, didanai dividen BUMN untuk investasi strategis nasional.
- CEO Danantara, Rosan Roeslani, menekankan investasi berorientasi dampak ekonomi nyata menciptakan lapangan kerja dan transformasi nasional.
- Danantara menyiapkan pipeline investasi lintas sektor senilai puluhan miliar dolar, berpotensi menciptakan 600 ribu lapangan kerja.
Suara.com - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) telah memulai pengerjaan berbagai proyek. Mulai dari kampung haji hingga proyek hilirisasi mineral dan pangan mulai berjalan.
Tentunya, sumber dana yang dijalankan oleh berasal dari dividen BUMN. Namun, tak puas disitu, Danantara akan membidik proyek-proyek baru yang potensial untuk dijalankan.
Apalagi, Danantara memiliki komitmen sebagai penggerak investasi strategis nasional dalam mendukung target pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen.
CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menegaskan bahwa investasi yang dijalankan Danantara Indonesia berorientasi pada dampak ekonomi nyata.
"Danantara hadir untuk memastikan investasi tidak hanya menghasilkan return finansial, tetapi juga menciptakan lapangan kerja, memperkuat industri, dan mendorong transformasi ekonomi nasional," ujar Rosan seperti dikutip, Minggu (15/2/2026).
Untuk menopang pertumbuhan ekonomi, Indonesia diproyeksikan membutuhkan investasi PMA dan PMDN sekitar Rp 13.000 triliun pada periode 2025–2029.
Realisasi investasi nasional pada 2025 sendiri mencapai Rp 1.931,2 triliun dan menyerap lebih dari 2,7 juta tenaga kerja.
Hilirisasi menjadi motor utama. Sepanjang 2025, investasi hilirisasi mencapai Rp 584,1 triliun atau sekitar 30,2 persen dari total realisasi investasi nasional, dengan pertumbuhan signifikan dibanding tahun sebelumnya.
Danantara menyiapkan pipeline investasi lintas sektor bernilai puluhan miliar dolar AS, termasuk proyek hilirisasi mineral, energi baru, agrikultur, infrastruktur digital, hingga pengolahan sampah menjadi energi (Waste-to-Energy).
Baca Juga: Jemaah Haji RI Tinggal Jalan Kaki, Danantara Beli Tanah Dekat Masjidil Haram
Sejumlah proyek yang tengah disiapkan antara lain:
Pengembangan fasilitas Waste-to-Energy di 33 kota
- Investasi agrikultur terintegrasi di dalam dan luar negeri
- Pengembangan data center platform bersama operator global o Proyek hilirisasi energi seperti bioethanol, bioavtur, dan DME
- Penguatan industri pangan, termasuk poultry dan pengolahan garam
Secara keseluruhan, pipeline proyek hilirisasi lintas sektor memiliki potensi investasi sekitar USD 26 miliar dan diperkirakan mampu menciptakan lebih dari 600 ribu lapangan kerja langsung maupun tidak langsung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi
-
Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah
-
Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI
-
Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan
-
Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi
-
WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat
-
Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas
-
Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN
-
Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja
-
Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik