SuaraCianjur.id – Bagi seorang istri kehamilan adalah pengalaman yang sangat dinantikan ketika menjadi pasangan sah bagi suaminya.
Namun perlu diingat kalau kehamilan memiliki fase batas umur produkstif. Fase batas kehamilan bagi seorang wanita perlu diketahui, demi keselamatan ibu dan calon buah hati.
Ada risiko yang bagi wanita yang hamil diatas usia 35 tahun.
Bukan berarti di usia kehamilan diatas umur 35 tahun dilarang. Tapi adayang perlu diingat kalau tubuh wanita akan mulai melemah ketika melebihi usia tersebut.
Mengutip dari kanal Youtubenya, Zoya Amirin, membahas mengenai permasalahan ini bersama dua dokter bernama dr.Gracia Sp.OG dan dr. Donny Sp.OG.
“Perempuan itu memiliki biological clock,” terang Zoya Amirin.
Biological clock atau jam biologis adalah sebuah mekanisme jadwal kerja seluruh organ tubuh, yang berjalan secara otomatis. Para wanita memiliki jam biologis untuk melahirkan diatas umur 35 tahun.
“Ada yang namanya high risk pregnancy, yaitu ketika seorang wanita hamil pada usia di atas 35 tahun, dia akan memiliki banyak sekali catatan resiko ketika kehamilan,” ucap dr.Gracia.
Resiko yang akan diterima biasanya berupa pendarahan ketika persalinan, tekanan darah tinggi saat kehamilan, diabetes saat kehamilan, kelainan pada janin dan beberapa risiko lainnya.
Baca Juga: Indosiar Tanggapi Konser Cinta Leslar Bersemi Kembali, Begini Kebenarannya!
Disarankan kepada para pasangan maupun wanita, untuk selalu berkonsultasi ke dokter mengenai masalah kesehatan ketika hamil saat usia 35 tahun atau lebih.
Kontributor: Zafirah Nurtsanyah
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Dilema Pencari Kerja: Mengapa Mencari Upah Layak Dianggap Pilih-pilih?
-
Di Balik Krisis Pertalite dan Solar: Saat Kenaikan Pertamax Memicu Efek Domino
-
Sudirman Said Mengaku Tak Dicecar soal Riza Chalid dalam Pemeriksaan Kasus Petral
-
Porprov Jateng 2026 Terapkan Sistem Real-Time, Hasil Pertandingan hingga Prestasi Dipantau Langsung
-
Langkah Isuzu di GIIAS 2026 Jadi Ujian Konsistensi di Tengah Ketatnya Pasar Kendaraan Niaga
-
Dituding Singgung Hubungan Rizky Nazar, Anjasmara Akhirnya Minta Maaf: Saya Tidak Sebut Nama
-
Indonesia Jadi Pasar Strategis Acerpure, Generasi Muda Jadi Target Utama
-
Mati Listrik saat Bikin Roti? Ini 5 Cara Selamatkan Adonan!
-
PHK Meningkat, DPR Minta KP2MI Genjot Penempatan Pekerja ke Luar Negeri
-
Koordinat Lokasi hingga Data Keluarga Bocor, Dosen UGM Diteror usai Kritik Dugaan Mutasi ASN