/
Senin, 17 Oktober 2022 | 14:04 WIB
Pakar seksolog Zoya Amirin, seks edukasi (Foto Istimewa / Tangkapan Layar Youtube)

SuaraCianjur.id - Penggunaan gel lubrikasi ternyata memiliki banyak untuk pasangan. Gel ini adalah sebuah pelumas atau cairan pelicin yang berfungsi untuk mengurangirasa sakit atau iritasi pada daerah kewanitaan, akibat gesekan berlebihan ketika berhubungan seks.

Gel ini juga biasanya digunakan sebagai pengganti atau cairan pembantu untuk wanita, yang membuat lebih rileks ketika berhubungan. Karena ternyata vagina tidak selalu mengeluarkan cairan lubrikasi alami di saat - saat tertentu.

Contohnya adalah ketika wanita merasa stres, canggung atau memiliki masalah psikologis lainnya, yang membuat wanita kurang menikmati permainan dari pasangannya. Dan hal ini harus diperhatikan oleh para suami saat ingin melakukan hubungan kepada pasanganmu.

Zoya Amirin, seorang seksolog menjelaskan penggunaa dari gel lubrikasi ini dalam kanal Youtubenya seperti dilihat pada hari Senin (16/10/2022).

“Pada saat melakukan hubungan seks pertama kali atau pasangan suami istri yang sudah lama LDR disarankan menggunakaan gel,” kata Zoya Amirin

Zoya Amirin menjelaskan karena manfaat penggunaan gel lubrikasi ini adalah mebantu para pasangan terutama wanita lebih rileks saat pertama kali melakukan hubungan.

“Jangan pernah menggunakan air ludah sebagai pelumas,” tambah Zoya Amirin

Hal ini berkaitan dengan seringnya para pasangan yang menggunakan cairan ludah saat berhubungan yang ternyata sangat tidak membantu dan malah akan menyakiti vagina saat berhubungan.

Zoya Amirin juga mengingatkan untuk menyudahi berhubungan jika vagina masih terasa kencang atau tertutup, walaupun sudah menggunakan gel lubrikasi.

Baca Juga: Mengerikan! Sadisnya Ferdy Sambo Tembak Kepala Brigadir J Hingga Sebabkan Kerusakan Seperti Ini

“Ada sebuah kondisi yang dinamakan Vaginismus, kondisi ini adaldah saat vagina tertutup dan saat penetrasi penis sama sekali tidak bisa tembus,” jelas Zoya Amirin.

Vaginismus dapat dialami oleh siapa saja, maka dari itu jangan takut dan konsultasikanlah dengan obgyn agar segera mendapatkan penanganan yang baik.

Kontributor: Zafirah Nurtsanyah

Load More