SuaraCianjur.id- Terakit dengan kasus yang menjerat Irjen Pol Teddy Minahasa, Divisi Propam Mabes Polri menjadwalkan pemeriksaan terhadap kelim personel Polri.
Divisi Propam Polri akan memeriksa mereka terkait dugaan penyisihan barang bukti narkoba seberat lima kilogram, yang menyeret nama Irjen Pol Teddy Minahasa dan mantan Kapolres Bukittinggi, AKBP Dody Prawira.
Hal tersebut dikatakan oleh Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Dwi Sulistya, Selasa (18/10/2022).
“Hari ini sudah ada dua personel yang berangkat ke Jakarta untuk memenuhi panggilan. Lalu, akan ada tiga orang lagi yang berangkat besok,” kata Dwi seperti mengutip dari Suara.com.
Kelima personel Polri itu merupakan Perwira Menengah, Perwira Pertama hingga Bintara. Mereka akan diperiksa soal dugaan kasus narkoba yang menjerat Irjen Pol Teddy.
"Kelimanya berpangkat Kompol, AKP, Iptu hingga Brigadir," kata dia
Dirinya menyebut, para saksi yang diperiksa diantaranya terdiri dari mantan Wakapolres, Kasat Tahti, Kasi Propam Polres Bukittinggi.
Termasuk seorang penyidik yang bertugas dalam pengungkapan kasus perederan gelap narkoba 41,4 kg oleh Polres Bukittinggi beberapa waktu yang lalu.
"Kemudian turut diperiksa juga Kasat Narkoba Polres Agam, yang saat itu bertugas di Polres Bukittinggi," terang dia.
Baca Juga: Miris! Habis Nonton Video Porno Sesama Jenis, Bocah di Bandung Jadi Korban Asusila
Menurut Dwi, mereka diminta untuk memberikan keterangan dalam pelanggarana kode etik yang dilakukan oleh Mantan Kapolda Sumbar itu.
Disebutkan kalau Irjen Pol Teddy Minahasa turut diduga meminta kepada AKBP Dody Prawiranegara, untuk menyisihkan barang bukti narkoba jenis sabu.
Sebelumnya kasus ini terungkap ketika saat itu Polda Metro Jaya menangkap sebanyak tiga orang warga sipil, yang diduga menjadi pengedar sabu-sabu. Hingga kemudian dari hasil pengembangan merunut dan berkaitan dengan nama Teddy Minahasa.
Sumber: Suara.com / Antara
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
KUR BRI Perkuat Produksi Genteng Lokal di Tengah Program Gentengisasi Pemerintah
-
Borneo FC Lagi Garang-garangnya, Nadeo Harap Pesut Etam Lumat Persib di Samarinda
-
5 Film Animasi Hollywood yang Siap Menghibur Penonton di Tahun 2026!
-
Panduan Merawat Mobil Hybrid Toyota Agar Aki Tidak Tekor Saat Ditinggal Mudik Lebaran
-
Aksi Penyamaran di Sekolah: Mengikuti Keseruan The Man from Stone Creek
-
4 Mix and Match Outfit ala Jeon Somi untuk Look Effortless tapi Chic!
-
Promo Kue Kering Holland Bakery, Cocok untuk Hampers atau Hidangan Lebaran Premium
-
Dukungan KUR BRI Perkuat Produksi Genteng Lokal, Tingkatkan Omzet Bulanan
-
Selamat Jalan Fahdly: SMAN 5 Bandung Berduka, Sekolah Minta Stop Sebar Video Maut di Cihampelas
-
Patahkan Stigma Iran 'Seram', Traveler Ini Bagikan Pengalaman Salat di Masjid Syiah