SuaraCianjur.id - Ari Rahman mengaku kaget setelah ada kabar jika dirinyalah yang melakukan penusukan bocah perempuan berinisil PS di Cimahi kemarin.
Ari mengetahui ia dikaitkan dengan pelaku penusukan bocah perempuan berinsial PS di Cimahi, setelah melihat media sosial.
Semalam tadi, Ari mengatakan foto dan akun Facebooknya menyebar di media sosial, dengan narasi tuduhan bahwa ari sebagai pelaku penusukan bocah perempuan berinsial PS di Cimahi.
Ari pun memberi klarifikasi jika dirinya bukanlah pelaku penusukan bocah perempuan berinsial PS di Cimahi.
Dilansir dari akun Instagram @infobdgbrtcimahi, mengunggah video klarifikasi Ari Rahman.
Dalam keterangan narasi tersebut dituliskan, Ari bercerita bahwa ia tidak tahu menahu atas kejadian tersebut, karena saat kejadian Ari sedang bekerja di daerah Sukajadi, baru tahu semalam ketika foto beserta akun Facebook nya menyebar dengan tuduhan bahwa Ari pelaku penusukan bocah perempuan di Cimahi.
"Saya sangat terpukul dengan menyebarnya berita bohong / hoax tersebut dan saya akan menuntut pihak pihak yang tidak bertanggung jawab tersebut dimuka hukum dan sesuai dengan undang undang yang berlaku, sampai saya tidak tenang pak, pekerjaan berkeliling mengantarkan pesanan dan barang orang lain, saya khawatir tiba-tiba saya ditangkap dan dihakimi masyarakat," ujar Ari.(*)
Sumber : Instagram
Baca Juga: Apindo: Hukum Adat Masuk RKUHP Bisa Turunkan Minat Investasi
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Menkes Budi Ungkap Faktor Utama Masyarakat Masih Anti Vaksin: Takut Demam, Kurang Literasi
-
2,5 Jam Olah TKP Kosan Lokasi Penyekapan Wanita di Bandung, Polisi Angkut Helm hingga Tas Berbungkus
-
Diprotes Ketua Gerindra soal Baliho Ulang Tahun Jokowi, Wali Kota Solo: Siap Salah!
-
KPK Cecar Presiden Borneo FC Nabil Husein Soal Aliran Uang Batu Bara Rita Widyasari
-
Launching Agustus 2026, Ini Bocoran Desain Jersey Persija Buatan Adidas
-
Ekonomi Digital Indonesia Capai 100 Miliar Dolar AS, Komdigi Dorong Kolaborasi Nasional
-
Forum BEM DIY Sindir Demo Pro MBG demi Wajan, Gerindra Tak Muncul dalam Unjukrasa di DPRD
-
Kejagung Sita Lamborghini hingga Kantor di Kasus Korupsi Izin Tambang Bauksit Kalbar
-
Penyekap Wanita di Bandung Buron, Polisi Didesak Kerahkan Kemampuan Terbaik TangkapTaufik Hidayat
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika