Desta : Tapi kan gak udel juga sih dok
Dokter Boyke : Iya itu tuh sampai udelnya merah. Jadi abis itu saya ajarin masuknya bukan di udel
Desta : Jadi dokter yang nyontohin?
Dokter Boyke : Iya maksudnya contohin anatominya. Saya jelasin jadi dibawah udel tuh ada yang namanya ini, saya kasih gambar kamu masukkin nya disini, oh disitu ya kata mereka.
Vincent : Oke, Oke.
Dokter Boyke : Akhirnya 3 bulan kemudian dia udah hamil.
Vincent : Dok maaf, tapi pelajaran reproduksi itu di smp kelas 1 udah ada tuh.
Dokter Boyke : Gak ada, di daerah-daerah itu belum ada.
Vincent : Di buku biologi itu ada, di halaman berapa gitu.
Baca Juga: Dokter Boyke Berikan Tips Sederhana Namun Paten, Dijamin Berikan Kenikmatan Buat Pasangan
Desta : gak ada ngaco, kalo biologi kodok ada.
Dokter Boyke : Dari situ saya mulai ajarin guru-guru di daerah situ soal pentingnya pendidikan, jadi saya bikin tempat lurah jadi SMA Panca Putra namanya. Saya kasih buku-buku buat mereka belajar, karena di sana sekolah jenjang yang lebih tinggi itu jaraknya jauh.
Desta : Luar biasa ya dok.
Dokter Boyke : Pada waktu itu juga saya lihat anak-anak cantik di daerah itu udah habis karna dikawinin. Karena kurangnya pendidikan, saat umur 15 tahun mereka mikirnya kalo belum nikah itu malu-maluin dan dicap gak laku. Kadang ada yang dihamilin duluan sama anak bandel di sana.
Desta : Ya ampun.
Dokter Boyke : Lalu alasan kedua, waktu saya pindah tugas ke daerah Masamba sebagai dokter kandungan. Ada kasus perselingkuhan seorang pejabat, akirnya istri sama anak sahnya marah dan masukkin cabai ke kemaluan si selingkuhan suaminya.
Desta : Sampai segitunya dok?
Dokter Boyke : Iya, jadi disitu saya belajar juga soal keharmonisan rumah tangga itu penting.
Vincent : Bener juga.
Dokter Boyke : Jadi artinya apa? Yaitu masalah seks, masalah perselingkuhan itu banyak banget di Indonesia. Dari situ saya berpikir setelah ambil spesialis dokter kandungan, saya harus ambil seksolog.
Desta : Oh gitu
Dokter Boyke : Tapi kan gak gampang karena di sini gak ada, jadi saya harus ambil di luar negeri.
Desta : Pendidikannya dimana aja itu dok?
Dokter Boyke : Kalo untuk pendidikan seks laki-laki itu di Milan.
Desta : Jadi beda-beda tempat dok?
Dokter Boyke : Iya, jadi untuk sex education di Hongkong dan Jepang, lalu untuk KB di Singapura, juga HIV/AIDS di Australia, kemudian tentang merital seksnyadi Paris, banyak tempat pokoknya.
Desta : Dimana-mana ya ternyata.
Dokter Boyke : Dulu pas orang tau saya ambil seksolog , banyak yang gak setuju karena bagi mereka itu hal tabu. Bahkan saya kalau mau seminar harus punya surat keterangan polisi, belum lagi selanjutnya ada UU pornografi sehingga makin sulit.
Desta : Padahal ini pendidikan ya dok, bukan porn*.
Dokter Boyke : Betul sekali, pendidikan seks itu penting.
Dari hasil wawancara tersebut, akhirnya diketahui jika alasan utama Dokter Boyke terjun menjadi spesialis seksolog, karena berdasarkan pengalamannya yang merasakan pendidikan seks dan pendidikan pasca pernikahan di Indonesia masih buruk dan menjadi hal tabu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi
-
Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan
-
Kebakaran Hebat Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus