SuaraCianjur.id – Seleb TikTok Clara Shinta santer dibicarakan warganet atas pernyataan mengejutkan dari pemilik akun Twitter Sena atau @cresceqent.
Dalam unggahan yang ditulis Sena, menyebutkan bahwa Clara Shinta adalah simpanan atau selingkuhan suami orang.
Selain itu semua aib Clara Shinta dibongkar oleh pemilik akun twitter ini, dengan menyatakan bahwa Clara Shinta adalah seorang janda beranak satu, hingga kekayaan yang ia dapatkan merupakan pemberian kekasih gelapnya.
Tidak terima atas pernyataan yang dituduhkan oleh akun Twitter tersebut. Claras Shinta sampaikan klarifikasi di story Instagram pribadinya @clarashiintareal yang dikutip pada Selasa (25/10/2022):
“Pagi-pagi dm rame, berusaha membunuh karakter dan nama baik yang sudah saya bangun sekain lama..
Berita yang beredar tidak sesuai fakta dan keadaan yang terjadi, sumber berita juga tidak diketahui jelas asalnya.
Tapi saya sadar betul, apapun yang saya tulis akan dianggap suatu tindakan pembelaan diri. Karena kembali lagi, ada pepatah mengatakan mana ada maling mau mengaku.
Stigma tersebut sudah cukup kuat dipegan teguh oleh masyarakat luas. But, tenanglah. Menghadapi hal ini saya masih tetap tenang. Ya namanya media gampang sekali menggiring opini.
Apalagi hot news memang menjadi santapan gurih untuk dikonsumsi. Saya akan membiarkan beberapa akun tersebut menyebarkan berita.
Hingga sampai pada timing yang tepat, sebagai warga negara saya berhak membela diri saya. Bukan hanya dengan omongan pembelaan diri saja.
Tapi dengan bukti akurat sedarimana sumber pendapatan yang saya dapatkan selama ini, hingga rumor kedekatan saya dengan seseorang yang bahkan saya tidka memiliki hubungan apapun.
Sedari dulu saya sudah diajarkan tanggung jawab oleh kedua orang tua saya. Sekarang saya akan menerapkan hal itu kepada diri saya sendiri.
Saya akan bertanggung jawab untuk memulihkan nama baik yang sudah dirusak oleh beberapa oknum yang tidak bertanggung jawab.
Begitu juga saya akan meminta pertanggungjawaban terkait dengan “penyebaran berita tersebut”.
Tapi kemabali lagi.. Aku tidak bisa mengkontrol apa yang difikirkan orang lain terhadap aku. Apalagi setelah tersebarnya HOAX dari akun Twitter yang tidak bertanggung jawab.
Ditambah pihak tersebut tidak bersedia menyertakan bukti atas apa yang diomongkan dengan alasan keselamatan diri.
Padahal jelas, dengan menyebarkan berita itu saja sudah termasuk dalam tindak pelanggaran yang ada di dalam Undang-Undang.
"So I stand formy self and clear up! Talk less proof more,” tulis Clara Shinta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Waktu Imsak Jakarta 23 Februari 2026 Hari Ini, Lengkap Niat Puasa Ramadan
-
Waktu Imsak Bandar Lampung 23 Februari 2026 Hari Ini, Lengkap Niat Puasa Ramadan
-
Waktu Imsak Palembang 23 Februari 2026 Hari Ini, Lengkap Niat Puasa Ramadan
-
Rutan Polres Way Kanan Kebobolan, 8 Tahanan Kabur, Ini 7 Faktanya
-
7 Fakta Kasat Narkoba Ditangkap, Diduga Terima Setoran Rp13 Juta dari Bandar Narkoba
-
Hadapi Ketatnya Persaingan BWF, PBSI Segarkan Struktur Pelatih Ganda Putra
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Samarinda, Senin 23 Februari 2026
-
Video Viral Hina Nabi Muhammad SAW Berujung Penahanan, Ini 7 Faktanya
-
Komisi VIII DPR RI Awasi Langsung Penyaluran PKH dan Sembako di Batam
-
Diskon Tiket KA Lebaran 2026 Masih Tersedia, KAI Daop 6 Imbau Warga Segera Pesan