/
Selasa, 01 November 2022 | 14:58 WIB
Ilustrasi laki-laki yang mencoba menahan amarah pada pasangannya (Freepik/Drobotdean) (Foto Ilustrasi)

SuaraCianjur.id - Depresi, cemas, gangguan mood, dan gangguan keperibadian lainnay merupakan salah satu contoh dari teganggunya kesehatan mental.

Saat ada seseorang yang datang kepadamu untuk mencurahkan masalah mental atau kepribadian yang dihadapinya, langkah-langkah ini yang harus dilakukan.

Dilansir dari unggahan seorang Psikolog, Irma Gustiana dalam Instagramnya @ayankirma pada Selasa (1/11/2022) berikut cara mendukung orang yang alami gangguan kesehatan mental saat curhat kepadamu:

1. Luangkan Waktu dan Hadir Untuknya

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah hadir, untuk memberikan ruang terbuka dalam bercerita dan tidak menghakiminya.

2. Biarkan Mereka Berbagi Ceritanya, Sebanyak atau Sesedikit Yang Mereka Mau

Biarkan ia mengatur dirinya. Jangan menekannya untuk segera bercerita atau memberitahu tentang apapun, saat dirinya tidak siap untuk bicara.

Karena bagi mereka yang mengalami masalah psikologis, bicara memutuhkan banyak kepercayaan dan keberanian.

3. Jangan Mencoba Mendiagnosis atau Menebak Perasaan yag Mereka Alami

Baca Juga: Dedi Mulyadi Sindir Ikan yang Lepas Dari Kail: Jangan Disesali, Nanti juga Ada Lagi yang Nyangkut

Posisikan diri sebagai pendengar, bukan konselor yang terlatih. Jadi, cobalah untuk tidak membuat asumsi tentang apa yang salah atau memberikan diagnosa terlalu dini, atau memberikan solusi tanpa diminta.

4. Biarkan Pertanyaan Tetap Terbuka

Kamu bisa bilang ‘Saya ada disini. Jadi kamu bisa bicara ke saya bagaimana perasaanmu?’. Coba untuk menjaga bahasa agar tetap netral.

Beri dia waktu untuk menjawab dan cobalah untuk tidak memancingnya dengan terlalu banyak pertanyaan.

5.Bicarakan tentang Bagaimana Melakukan Perawatan Diri

Diskusikan cara menghilangkan stres atau mempraktikkan perawatan diri misalnya berolahraga, memiliki pola makan yang sehat dan pola tidur yang teratur atau melakukan apapun yang bisa membantunya melindungi kesehatan mental dan mempertahankan kesejahteraannya.

Misalnya ‘biasanya apa yang membuatmu lebih nyaman, mungkin itu bisa kamu lakukan lagi?’

6.Dengarkan Baik-baik Apa yang Mereka Katakan

Ulangi kembali apa yang mereka katakan, untuk memastikan kamu telah memahaminya. Kamu tidak harus setuju dengan apa yang dia katakan, tetapi dengan menujukkan kamu memahami perasaannya, kamu sudah memberitahu bahwa kamu menghargai perasaanya misalnya ‘Aku mengerti keadaanmu.’

7. Tawarkan Bantuan dalam Mencari Dukungan Profesional

Kamu bisa menawarkan untuk menemaninya ke profesional seperti dokter atau psikolog, atau membantunya untuk membicarakan hal yang sedang ia rasakan untuk disampaikan kepada kedua orangtuanya.

Coba untuk tidak mengambil kendali dan biarkan dia yang memutuskan.

8. Ketahui Batasan Dirimu

Kamu harus memiliki batasan pada dukungan yang bisa kamu berikan. Karena penting sesekali untuk menjaga diri sendiri.

Beri diri waktu untuk beristirahat dan memproses apa yang sudah mereka ceritakan kepadamu. Cobalah membantunya mencari akses dukungan dari teman, kerabat dan profesional kesehatan mental lainnya yang dapat membantunya juga.

Sumber: Instagram @ayankirma

Load More