SuaraCianjur.id- Kuasa hukum untuk keluarga Brigadir J alias Nofriansyah Yoshua Hutabarat bernama Kamaruddin Simanjuntak turut curiga dengan PRT Ferdy Sambo bernama Susi dalam persidangan di hari Senin (31/10) kemarin.
Kamaruddin sehati dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) kalau Susi mengenakan handsfree di dalam sidang. Susi menjadi saksi bagi terdakwa Bharada E dalam kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J.
Susi dicecar karena berbelit dan terindikasi berbohong ketika memberikan keterangan dalam sidang. Tak hanya itu, dugaan curiga menggunakan alat komunikasi dibalik hijabnya, diperkuat adanya informasi kalau Susi sehari-hari tidak mengenakan kerudung.
Tapi pada saat hadir dalam sidang kemarin Susi mengenakan kerudung hitam.
"Menurut yang saya dapat dari intelijen saya, dia tidak pernah pakai kerudung. Tapi ketika dia bersaksi di pengadilan, dia berkerudung. Artinya, apakah hakim dan jaksa memeriksa di bawah telinga di dalam kerudung itu," kata Kamaruddin di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (1/11/2022) seperti dikutip dari Suara.com.
Kamaruddin lalu merujuk kepada kebiasaan pimpinan negara, yang selalu menggunakan alat komunikasi di telinga saat bepergian. Menurutnya, alat tersebut menyambungkan komunikasi dari luar bahkan dari jauh sekalipun.
"Kalau Presiden Amerika atau PM Israel bepergian, itu di bawah telinganya ada sesuatu yang menempel. Bisa berkomunikasi dengan dunia luar. Sehingga dunia luar bisa tahu, apa yg terjadi di sini. Kemudian dunia luar sana bisa mengkomunikasikan dia harus ngomong apa," kata Kamaruddin.
Namun Kamaruddin tak ingin terlalu jauh dalam berspekulasi, apakah Susi menggunakan alat komunikasi atau tidak.
Seharusnya ketika sebelum sidang dimulai, Susi seharusnya diperiksa dahulu oleh petugas keamanan wanita, karena Susi sebagai wanita muslim.
Baca Juga: Usai Dibunuh, Putri Candrawathi Kabulkan Permintaan Brigadir J
"Jadi yang benar untuk menghargai dia sebagai perempuan muslim, periksa dulu oleh Polisi Wanita (Polwan) atau petugas wanita supaya tidak dibikin alasan," kata Kamaruddin.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) sebelumnya merasa curiga dengan PRT Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi itu.
Jaksa curiga ada alat komunikasi ang menempel dibalik kerudung Susi.
Susi tampak menjeda saat akan menjawab pertanyaan yang dilayangkan kepadanya. Bahkan Jaksa turut menduga, apakah ada yang mengajari Susi sebelum menjawab di persidangan.
"Saudara jujur saja, saudara saksi di dalam memberikan keterangan apakah saudara saksi ada menggunakan handsfree? Ada yang mengajari saudara?" tanya jaksa.
"Tidak ada," jawab Susi.
"Dipastikan itu tidak ada?" tegas Jaksa.
"Tidak ada," jawabnya lagi. (*)
Sumber: Suara.com
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi