SuaraCianjur.id- Rempah paling mahal di dunia bernama Saffron memiliki khasiat yang begitu besar kata dr.Zaidul Akbar.
Ada cara untuk meminum resep herbal berbahan Saffron yang benar, agar tidak menimbulkan efek samping pusing di kepala. Hal ini dibeberkan oleh dr.Zaidul Akbar.
Cara untuk mengkonsumi minuman herbal berbahan Saffron harus diketahui oleh masyarakat.
Saffron adalah salah satu jenis rempah herbal yang banyak dicari oleh masyarakat pada umumnya. Rempah ini sebagai obat tradisional karena punya manfaat yang banyak. Memang rempah ini buakn asli dari Indonesia.
Saffron merupakan rempah dari bunga Crocus sativus. Sekaligus nama umum untuk tanaman Crocus sativus dari marga crocus famili Iridaceae.
Kata dr.Zaidul Akbar kalau rempah Saffron memiliki kekayaan antioksidan. Sehingga bermanfaat untuk kesehatan tubuh.
Dalam kana kanal YouTube dr Zaidul Akbar Official, dilihat Sabtu (6/11/2022), ada banyak manfaat yang diberikan oleg Saffron.
Dijelaskan dr.Zaidul Akbar kalau Saffron memberikan khasiat buat jadi obat penyakit perkinson, sampai mencegah demensia. Hal ini karena disebabkan Saffaron yang punya antioksidan tinggi.
"Safron itu bagus salah satunnya dia bermanfaat untuk menigkatkan kognitif, sehingga mencegah demensia, perkinson. Karena memang tingginya antioksidan," jelas dr.Zaidul Akbar.
Baca Juga: Tips dan Cara Hindari Osteoporosis di Masa Tua, Resep Dokter Zaidul Akbar
Menurut dr. Zaidul Akbar kalau Saffron memang herbal terbaik namun harganya pun sanga tinggi alias mahal.
"Memang herbal terbaik meskipun harganya tidak murah," jelas dr.Zaidul Akbar.
Satu kilogram Saffron bisa dijual dengan harga 11.000 USD. Jadi tidak heran jenis bahan herbal yang satu ini mejadi bahan rempah termahal di dunia.
"Bahkan kalau sekarang mencapai Rp140 juta," ungkap dr.Zaidul Akbar.
Saffron juga turut mengandung serta yang tinggi, jadi memang sangat baik untuk mendukung kesehatan dalam tubuh.
Kata dr.Zaidul Akbar cara untuk mendapatkan manfaat dari serat Saffron ini, bisa dilakukan dengan mencampurkannya ke dalam olahan nasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026