SuaraCianjur.id – Fenomena video kebaya merah berhasil membuat heboh publik di media sosial. Selain mendapat tanggapan dari netizen, video tersebut juga menarik perhatian para selebritis.
Salah satunya adalah Nafa Urbach, Penyanyi kondang berusia 42 tahun itu memberikan tanggapan terkait beredarnya video syur perempuan berkebaya merah.
Apabila publik menyoroti tentang penangkapan kedua pemeran dalam adegan video asusila, Nafa Urbach memiliki pandangan berbeda.
Dirinya justru sangat menyayangkan dengan adanya video syur tersebut membuat kebaya sebagai pakaian khas perempuan Indonesia tercoreng.
"Apaan sih enggak penting, apalagi berita ini viral dengan membawa budaya yang kita hormati yang kita junjung tinggi yaitu kebaya," tulis Nafa Urbach melalui Instagram pada Senin (7/11/2022).
Dirinya benar-benar menyayangkan atas tersebarnya video tersebut. Menurutnya masih banyak yang lebih penting dibandingkan tindakan asusilanya.
"Viralnya budaya Indonesia yaitu Kebaya enggak harus tercoreng dengan berita murahan seperti ini, masih banyak yang lebih penting yang harus diurus bukan!" ujar mantan istri Zack Lee ini menambahkan.
Nafa Urbach pun meminta tanggapan dari netizen yang mengikuti media sosialnya.
"Gimana pendapat kalian? (Haduh kita capek-capek mengangkat budaya Indonesia dengan segala keindahannya dan filosofinya ini malah dirusak dengan berita murahan kek gini ampun deh)," kata Nafa Urbach.
Menurutnya, dampak dari viralnya video tersebut akan memberikan dampak buruk dengan mengimajinasikan hal negatif saat melihat perempaun memakai kebaya merah.
"Njur nanti setiap orang pakai kebaya merah wes imajinasinya macam-macam, matenglah," imbuh Nafa Urbach memberi kritik.
(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY