SuaraCianjur.id - Viralnya konten porno video wanita berkebaya merah, membuat artis Nafa Urbach meradang.
Nafa Urbach menyebut kasus film porno video wanita berkebaya merah merusak citra kebaya yang menjadi menurut dia menjadi budaya bangsa Indonesia.
“Apan sih gak penting. Apalagi berita ini viral dengan membawa budaya yg kt hormati yg kita junjung tinggi yaitu KEBAYA,” kata Nafa Urbach, yang dilansir dari fresh.suara.com, dengan judul artikel Gadis Kebaya Merah Main Ranjang Bikin Nafa Urbach Marah, Kenapa?
Nafa Urbach mengatakan, dengan viralnya video wanita berkebaya merah, membuat budaya Indonesia juga ikut tercoreng.
Entah kepada siapa Nafa Urbach meradang, namun ia menyebut masih banyak yang dapat diurus dari pada menyelidiki soal video wanita berkebaya merah.
“Viralnya budaya Indonesia yaitu Kebaya gak harus tercoreng dengan berita murahan seperti ini. Masih banyak yang lebih penting yg harus diurus bukan!!!,” tambah Nafa Urbach.
Banyak orang yang bersusah payah membangun budaya Indnoesia, lanjut Nafa Urbach. Namun akhirnya dirusak dengan kasus video wanita berkebaya merah.
“Gmna pendapat kalian? Haduuhh kita cape-cape mengangkat budaya indonesia dengan segala keindahannya dan filosofinya ini malah dirusak dengan berita murahan kek gini ampun dehh,” sambung Nafa Urbach.
Nafa bahkan memprediksi, akan ada citra jelek dan negatif, soal pemakaian kebaya akibat dari kasus video wanita berkebaya merah ini.
“Nanti setiap orang pakai kebaya merah wes imajinasinya macem-macem, matenglah,” ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, Polisi akhirnya mengungkap kasus video porno wanita berkebaya merah. Pengungkapan itu, seraya dengan tertangkapnya pria dan perempuan yang ada dalam video wanita berkebaya merah.
Tak butuh waktu lama, dari ditemukannya hotel yang digunakan untuk membuat video wanita berkebaya merah, polisi pun akhirnya menangkap dua pemeran video wanita berkebaya merah.
“Sudah ditangkap oleh Ditreskrimsus Polda Jatim. Ada dua orang (yang ditangkap,” kata Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Farman, saat memberikan keterangan lanjutan kasus video wanita berkebaya merah, pada Senin (7/11/2022).
Dua orang yang dimaksud, ialah dua orang yang membuat film porno wanita berkebaya merah. Tak hanya membuat, mereka juga menjadi pemeran utama pada video wanita berkebaya merah.
“(yang diamankan) Antara lain, seorang pria berinisial ACS kelahiran Surabaya dan seorang perempuan berinisial AH kelahiran Malang,” katanya, melanjutkan keterangan pengungkapan video wanita berkebaya merah tersebut. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
Terkini
-
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%
-
Rangkaian Skincare Viva untuk Remaja Atasi Masalah Kulit di Masa Pubertas
-
Berpisah, Bangkok United Tak Perpanjang Kontrak Pratama Arhan
-
Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!
-
Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan
-
Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan
-
Proses Veneer Gigi di Damessa dari Awal hingga Selesai
-
Residivis Narkoba di OKI Ternyata Produksi Senjata Api Rakitan, Bom Molotov Ikut Disita
-
Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?
-
Prioritaskan Piala Dunia, Ini Pengaruhnya pada Produktivitas Kerja