SuaraCianjur.id - Menjalani kehidupan yang sehat membuat kita bahagia sepanjang usia. Ketika usia masuk menuju senja, maka stroke mengingat kita.
Stroke dapat terjadi karena disebabkan adanya gangguan pada aliran darah menuju ke otak. Gangguan tersebut dapat berupa penyumbatan pembuluh darah atau pecahnya pembuluh darah.
Terutama bagi Anda yang mengidap penyakit hipertensi wajib untuk berhati-hati, karena penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah kerap menerpa.
Akibat dari tersumbat atau pecahnya pembuluh darah membuat otak kekurangan suplai darah (oksigen dan nutrisi) sehingga menyebabkan sel tidak berfungsi secara baik.
Perlu diketahui jika gejala stroke itu muncul secara tiba-tiba, akan tetapi faktor risikonya terjadi sejak lama. Faktor risiko stroke diantaranya seperti usia, jenis kelamin, ras atau etnis, dan faktor genetik.
Lebih spesifik, berikut faktor risiko stroke yang penting untuk di ketahui, yaitu: Usia lebih dari 55 tahun, jenis kelamin laki-laki dan perempuan setelah menopause.
Kemudian ras atau etnis berkulit hitam, atau karena memiliki riwayat stroke didalam keluarga, semisal ayah, ibu, atau saudara kandung.
Gejala stroke untuk setiap orang berbeda-beda akan tetapi dapat diketahui gejala dan tanda stroke yaitu senyum tidak simetris atau miring sebelah, sering tersedak, sulit menelan air minum secara tiba-tiba.
Kemudian ciri-ciri lainnya ialah gerakan separuh anggota tubuh melemah, bicara pelo (tidak jelas), kesemutan separuh badan, gangguan penglihatan, sakit kepala hebat, gemetar, sempoyongan, pingsan, atau hilang kesadaran.
Apabila Anda menyadari ciri-ciri diatas, maka segeralah bawa ke rumah sakit untuk ditangani lebih lanjut.
Semakin cepat pasien mendapatkan penanganan, maka semakin besar peluang untuk sembuh.(*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Misteri Darah di Mulut Bripda Dirja Pratama Terjawab, Senior Resmi Tersangka
-
Tukang Ojek di Pandeglang Jadi Tersangka Usai Penumpang Tewas Akibat Jalan Berlubang
-
Trump Terjepit Keputusan MA, Rupiah 'Terbang' ke Rp16.802
-
Hingga Meninggal, Nizam Korban Penganiayaan Ibu Tiri Tak Tahu Ibu Kandungnya Masih Hidup
-
Bank Jambi Nonaktifkan Layanan Digital, Apa Sebenarnya Terjadi Usai Dana Nasabah Hilang?
-
DPR Soroti Pidana Mati ABK Bawa Sabu 2 Ton: Bukan Pelaku Utama
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Infinix Note 60 Pro, HP Midrange dengan Matrix Display
-
Peta Baru Industri EV: BEI Jadi Gelanggang Adu Kuat Raksasa Nikel Global
-
Dedi Mulyadi Jemput 13 Korban LC di NTT, Pastikan Proses Hukum Tetap Berlanjut!
-
Viral Pernyataan Influencer Cut Rizki Sebut Sahur Ganggu Jam Tidur, Langsung Tuai Kritik Pedas