/
Kamis, 17 November 2022 | 10:45 WIB
Seorang Youtuber yang diduga menghina Batik Indonesia. Masyarakat Indonesia yang tak terima langsung menyatroni akun Twitter milik Mahya Tousi (Foto : Tangkapan Layar Media Sosial)

SuaraCianjur.id- Acara KTT G20 yang digelar di Nusa Dua, Bali rampaung dilaksanakan pada tanggal 15 dan 16 Novemebr 2022 kemarin.

Beberapa kepala negara dunia hadir dalam KTT G20 Bali. Dalm rangakain acara jamuan makan malam, tampak ada kepala negara mengenakan baju batik Indonesia.

Kemudian dalam hal itu, ada dugaan penghinaan yang dilakukan oleh seorang Youtube dari Inggris bernama Mahyar Tousi. Otomatis netizen Indonesia yang melihat cuitan dirinya di akun Twitter langsung murka, dan menyerang akun media sosial lainnya.

Bermula ketika sejumlah kepala negara yang hadir dalam KTT G20 di Bali, menggunakan batik dan terpotret dalam sebuah bingkai foto. Mahyar mencuit dalam akun Twiternya, dengan kalimat yang membuat netizen Indonesia murka.

“Apa yang dipakai para idiot ini?!” kata Mahyar Tousi dalam Twitternya yang diunggah pada tanggal 16 November 2022 lalu.

Kemudian cuitan itu sudah dia hapus. Tapi kepalang tanggung hal itu sudah diabadikan oleh publik.

Dalam akun Instagram @opposite6890.bytes yang dilihat Kamis (17/11/2022), muncul unggahan yang memperlihatkan akun Mahyar Tousi. Terdapat juga nomor WhatsApp yang diduga milik sang Youtube. Nomornya tersebar.

Bahkan kekuatan netizen sakti ini turut memancing netizen lainnya, untuk menggeruduk Mahyar Tousi. Karena usai cuitan tersebut, Mahya taka da memberikan klarifikasi apapun. Banyak netizen yang menuntut agar dirinya meminta maaf.

“Belum tau dia sama Netizen +62. Serang WA nya, Virtex-Labalabi-Pycharm. wa.me/+447714278709. @mahyar_tousi,” tulis akun itu.

Baca Juga: Youtuber Ini Punya Masalah Apa sih TIba-tiba Hina Batik Indonesia, Netizen Indonesia Ngamuk: Hajar Mak!

Mahya Tousi mungkin saja sudah menyadari, kalau media sosialnya mendapatkan serangan bertubi-tubi dari para netizen Indonesia.

Mahyar Tousi kemudian memberikan klarifikasi atas cuitannya tersebut. Ia mengaku mendapatkan sejumlah ancaman pembunuhan, dan pesan dari warga Indonesia.

Mahyar bahkan mengaku kalau dirinya tidak mengolok-olok budaya Batik, namun mengkritisi para politikusnya.

Klarifikasi dari Youtube Inggris yang diduga menghina Batik Indonesia (sumber: Foto Tangkapan Layar akun Twitter)

“Menindaklanjuti sejumlah ancaman pembunuhan dan pesan dari warga negara Indonesia dan pejabat pemerintah, saya ingin menyampaikan foto yang diposting di media sosial, oleh banyak dari kita di Inggris yang telah menyebabkan pelanggaran di Indonesia,” kata dia.

Mahya Tousi secara gambalng mengatakan kalau dirinya sangat menghormati, apa yang menjadi budaya Indonesia dalam hal ini batik.

“Kami biasanya menemukan politisi kami menjadi panutan kelompok dan budaya untuk tujuan PR… ngeri dan berusaha keras. Tidak ada maksud untuk menyinggung tradisi budaya manapun. Kami akan mengkritik politisi bahkan jika mereka mengenakan hoodie London timur hanya untuk "berhubungan" dengan daerah tersebut,” lanjut Mahyar Tousi.

Dirinya membela kalau budaya dan tradisi tidak boleh mendapatkan cercaan atau hinaan, termasuk dimanfaatkan oleh para politikus dan selebritis sebagai jalan mencari popularitas atau mendapatkan perhatian.

“Semua budaya dan tradisi memiliki karakteristik uniknya masing-masing, tidak boleh sembarangan dihina, atau dimanfaatkan oleh politisi dan selebritas untuk tujuan mencari perhatian,” kata Mahyar Tousi.

Seperti biasa jari-jari netizen yang masih kesal dengan ulahnya turut berkomentar dalam cuitan di Twitternya.

“Ngeles kayak bajaj,” kata akun Shes***

“Udah gak minta maaf, masih mo coba mislead information pake bawa death threads terus masih mo bilang kalo orang British semua ngepost gitu di sosmed. beneran luar biasa nih orang. orang kayak gini yg cocok di gebukkin massa,”kata akun Reindy***. (*)

Load More