/
Senin, 21 November 2022 | 19:35 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meninjau langsung korban gempa yang mendapatkan perawatan medis di RSUD Sayang Cianjur. (Foto Tri Widiyantie)

SuaraCianjur.id- Korban gempa yang berada di RSUD Sayang, Kabupaten Cianjur Jawa Barat  terus berdatangan.

Banyaknya korban yang harus mendapatkan perawatan hingga meluber keluar halaman rumah sakit.

Melihat kondisi ini, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil langsung terjun memantau dan mengambil keputusan untuk membantu para warga yang menjadi korban gempa Cianjur.

Ridwan Kamil yang datang dengan didampingi Bupati Cianjur, Herman Suherman tiba di RSUD Sayang Cianjur, dan berinteraksi dengan warga yang menjadi korban.

Kang Emil begitu sapaan akrabnya, langsung memutuskan untuk berkoordinasi dengan Pemkab Cianjur dalam menyiapkan kebutuhan logistik, yakni soal medis dan obat-obatan.

“Rumah sakit di seputaran Cianjur sudah saya koordinasikan tadi, tim Hasan Sadikin (RSHS) saya minta pasukan ambulans semuanya untuk diarahkan ke CIanjur,” ujar Ridwan Kamil di lokasi, Senin (21/11/2022).

Ridwan Kamil ingin semua warga yang menjadi korban turut diberikan penanganan medis dan merawat luka-luka, akibat tertimpa bangunan yang roboh.

Ridwan Kamil menyebut sejauh ini penangan korban dari tim medis masih dilakukan di luar ruangan. Gubernur meminta untuk tim dari RSHS supaya berjaga-jaga di RSUD Sayang untuk membantu menangani para korban, yang mendapatkan perawatan.

“Jaga-jaga di sini kalau tidak memungkinkan (situasi) jangan sampai ada warga yang tidak tertangani secara medis. Dan hal itu sudah kita koordinasikan,” terang Ridwan Kamil.

Baca Juga: Warga Cianjur Diminta Jauhi Kawasan Perbukitan, Antisipasi Terjadinya Gempa Susulan

Korban gempa di Cianjur sedang mendapatkan perawatan dari pihak RSUD Sayang. (sumber: Foto: Tri Widiyantie)

Data yang disampaikan Bupati Cianjur, Herman Suherman, hingga Senin malam menyebut jumlah korban gempa Cianjur sebanyak 56 orang dan 700 lebih warga luka-luka.

Dari pantauan di lapangan, masih banyak korban yang mendapatkan perawatan medis. Bahkan hingga ke pelataran halaman. Tak sedikit warga yang berteriak karena kesakitan, akibat luka yang didapat.

Banyak warga yang mendapatkan luka di bagian kepala dan dijahit,akrena tertimpa bangunan dari atap yang roboh.  Selain itu ada juga korban yang belum sadarkan diri selama lima jam.

Kebanyakan para korban mengalami luka dibagian kepala,wajah dan kaki. Bahkan ada juga yang mengalami sesak nafas. (*)

Kontributor : Tri Widiyantie 

Load More