/
Senin, 21 November 2022 | 22:34 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan kabar duka yang mendalam usai bertambahnya jumlah korban meninggal dunia di Cianjur pasca gempa bumi. (Foto: Tri Widiyantie)

SuaraCianjur.id- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan terkait dengan padamnya listrik pasca Cianjur diguncang gempa bumi berkekuatan M5,6 diperkirakan akan kembali normal dalam waktu tiga hari kedepan.

Gempa sudah membuat luluh lantak daerah di Cianjur. Banyak rumah dan bangunan lainnya yang turut rusak hingga roboh dan rusak. Bahkan tak hanya itu, listrik pun turut padam. Hingga kini baru hampir 20 persen saja listrik yang bisa hidup kembali.

“Jadi mohon maaf ke warga Cianjur, PLN akan bekerja keras maksimal tiga harian mengembalikan seluruh wilayah terdampak di Cianjur untuk kembali normal,” kata Ridwa Kamil di Pendopo Cianjur kepada wartawan, Senin (21/11/2022).

Tak hanya soal padamnya listrik, dampak diguncang gempa membuat akses air bagi masyarakat terkendala. Maka dalam satu pekan ke depan, pembatasan air akan terjadi.

“Air juga terkendala karena pipa-pipa PDAM yang tergeser jauh, sehingga mohon izin, seminggu ke depan akses air terbatas,” ucap pria yang akrab disapa Kang Emil.

Menurut Ridwan Kamil kendati demikian pihak terkait sudah menyiapkan berbagai langkah solusi agar masyarakat bisa endapatkan kebutuhan air.

“Tangki-tangki air akan diperbantukan dari sumber-sumber air yang ada di Sukabumi sampai Kota Bandung kita mintakan,” terangnya.

Bantuan Tim Medis

Korban gempa di Cianjur sedang mendapatkan perawatan dari pihak RSUD Sayang. (sumber: Foto: Tri Widiyantie)

Para korban yang mendapatkan perawatan dari RSUD Sayang Cianjur, turut dibantu oleh tiga rumah sakit lainnya.

Ridwan Kamil meminta kepada pihak tim medis untuk bisa memberikan perawatan yang maksimal kepada para korban. Sebisa mungkin hingga mala mini tidak ada lagi yang tergeletak di luar.

Baca Juga: Kematian Satu Keluarga Kalideres Akibat Perampokan? Polisi Ungkap Fakta Baru

“Kemudian rumah sakit ada tiga di Cianjur yang malam ini melakukan tindakan, RSUD Sayang, tadi sudah dilakukan dengan arahan dari kami agar malam ini, semaksimal mungkin tidak ada yang bergelatakan di luar,” terangnya.

Beberapa korban yang tak tertampung akan dibawa ke rumah sakit lainnya, yang turut memberikan bantuan. Para korban akan mendapatkan perawatan di beberapa rumah sakit di luar Cianjur.

“Karena akan ditarik ke rumah sakit di Sukabumi, maksimal Bandung dan Cimahi, kira-kira begitu, ada Cimacan dan Bhayangkara yang juga sudah melakukan tindakan,” tambah Ridwan Kamil. (*)

Kontributor: Tri Widiyantie 

Load More