SuaraCianjur.id- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan terkait dengan padamnya listrik pasca Cianjur diguncang gempa bumi berkekuatan M5,6 diperkirakan akan kembali normal dalam waktu tiga hari kedepan.
Gempa sudah membuat luluh lantak daerah di Cianjur. Banyak rumah dan bangunan lainnya yang turut rusak hingga roboh dan rusak. Bahkan tak hanya itu, listrik pun turut padam. Hingga kini baru hampir 20 persen saja listrik yang bisa hidup kembali.
“Jadi mohon maaf ke warga Cianjur, PLN akan bekerja keras maksimal tiga harian mengembalikan seluruh wilayah terdampak di Cianjur untuk kembali normal,” kata Ridwa Kamil di Pendopo Cianjur kepada wartawan, Senin (21/11/2022).
Tak hanya soal padamnya listrik, dampak diguncang gempa membuat akses air bagi masyarakat terkendala. Maka dalam satu pekan ke depan, pembatasan air akan terjadi.
“Air juga terkendala karena pipa-pipa PDAM yang tergeser jauh, sehingga mohon izin, seminggu ke depan akses air terbatas,” ucap pria yang akrab disapa Kang Emil.
Menurut Ridwan Kamil kendati demikian pihak terkait sudah menyiapkan berbagai langkah solusi agar masyarakat bisa endapatkan kebutuhan air.
“Tangki-tangki air akan diperbantukan dari sumber-sumber air yang ada di Sukabumi sampai Kota Bandung kita mintakan,” terangnya.
Bantuan Tim Medis
Para korban yang mendapatkan perawatan dari RSUD Sayang Cianjur, turut dibantu oleh tiga rumah sakit lainnya.
Ridwan Kamil meminta kepada pihak tim medis untuk bisa memberikan perawatan yang maksimal kepada para korban. Sebisa mungkin hingga mala mini tidak ada lagi yang tergeletak di luar.
Baca Juga: Kematian Satu Keluarga Kalideres Akibat Perampokan? Polisi Ungkap Fakta Baru
“Kemudian rumah sakit ada tiga di Cianjur yang malam ini melakukan tindakan, RSUD Sayang, tadi sudah dilakukan dengan arahan dari kami agar malam ini, semaksimal mungkin tidak ada yang bergelatakan di luar,” terangnya.
Beberapa korban yang tak tertampung akan dibawa ke rumah sakit lainnya, yang turut memberikan bantuan. Para korban akan mendapatkan perawatan di beberapa rumah sakit di luar Cianjur.
“Karena akan ditarik ke rumah sakit di Sukabumi, maksimal Bandung dan Cimahi, kira-kira begitu, ada Cimacan dan Bhayangkara yang juga sudah melakukan tindakan,” tambah Ridwan Kamil. (*)
Kontributor: Tri Widiyantie
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek