SuaraCianjur.id- Pertandingan perdana di Grup E Piala Dunia 2022 Qatar kebali membuat kejutan.
Timnas Jepang membuat malu Timnas Jerman dengan skor 1-2. Jepang menang dalam pertandingan tersebut, usai dua gol dilesatkan ke gawang Jerman.
Dalam pertandingan di babak pertama, Jerman unggul lewat tendangan penalti yang dieksekusi Gundogan pada menit ke 33.
Pertandingan kemudian bergulir dengan penguasaan bola bagi Jerman. Jepang tak bisa berbuat banyak untuk mengejar ketertinggalan mereka di babak pertama.
Usai turutn minum, Jepang langsung tancap gas untuk mengejar ketertinggaln mereka. Aksi jual beli serangan di babak kedua terjadi.
Pada menit Ritsu Doan di menit ke 75 berhasil memecah kebuntuan Jepang, dan berhasil mengoyak gawang Manuel Neuer.
Jepang masih berada dalam posisi on fire. Mereka masih melakukan tekanan secara efektif ke kubu Jerman. Memanfaatkan peluang, Takuma Asano kembali mengejutkan Neuer karena kejebolan untuk kedua kalinya di menit ke 83.
Jerman yang tertinggal 1-2 itu berusaha untuk membalasan gol, namun sepertinya usaha mereka tak membuahkan hasil. Hingga pluit panjang wasit dibunyikan, Jepang menang dan Jerman tertunduk kalah.
Kekalahan Jerman hampir sama dengan kekalahan Argentina kemarin dari Arab Saudi.
Baca Juga: Saat Denise Chariesta Mencoba Beritahu soal Kehamilannya, Ternyata RD...
Jepang benar-benar sukses membungkam mulut Timnas Jerman ketika mereka melakukan aksi tutup mulut sebelum pertandingan dimulai.
Aksi Tutup Mulut
Pemain Jerman kompak menutup mulutnya, ketika mereka melakukan sesi foto sebelum kick-off babak pertama, menghadapi Jepang.
Melansir dari BBC, apa yang dilakukan oleh Jerman adalah isyarat dari skuad Der Panzer untuk memberikan kritikan terkait keputusan FIFA, yang mengancam pemain dengan hukuman kartu kuning, bila menggunakan ban kapten OneLove dalam pertandingan.
Kapten dari tujuh negara Eropa, sebelum Piala Dunia 2022 sudah sepakat untuk memakai ban kapten ‘pelangi’ di pertandingan.
Ban kapten "pelangi" melambangkan keragaman dan inklusi, khususnya bagi kelompok LGBT.
Muncul ultimatum dari FIFA terkait dengan apa yang telah direncanakan. Semua kompak mengurungkan niat itu. Timnas Jerman adalah salah satu pihak paling yang paling vokal dalam memberikan kritik atas keputusan dari FIFA.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Gagal Masuk Negeri? Jangan Cemas, 800 Lebih Sekolah Swasta di Banten Kini Gratis
-
12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?
-
6 Fakta Penangkapan Pelaku Pembacokan Maut di Kebon Pedes
-
Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama
-
6 Fakta Nasib Pedagang Usai Pembongkaran Kios Ilegal di Jalur Puncak
-
Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung
-
Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup
-
PTBA Uji Biomassa Kaliandra Merah untuk Kurangi Emisi Karbon dan Dukung Transisi Energi