SuaraCianjur.id - AP bocah malang berumur enam tahun, hembuskan nafas terkahirnya, pada Minggu 20 November 2022. Tubuh kecil bocah perempuan tersebut, tak kuat lagi menerima siksaan dari Wulan, yang merupakan ibu kandungnya.
Wulan habisi anak yang sempat dikandungnnya itu, dengan gunakan sapu hingga pingsan. Tubuh bocah malang itu pun langsung rubuh. Ia sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong.
Kekerasan yang dialami AP, terbongkar oleh dokter yang memeriksa AP. Ditubuh bocah perempuan itu, dokter temui banyak bekas kekerasan.
Sang Dokter pun melaporkan ke polisi temuannya tersebut. Dari temuan itu polisi lakukan penyelidikan dan langsung menangkap Wulan.
Wulan pun ditetapkan sebagai tersangka tunggal dalam kematian anaknya itu. Polisi sangkakan pasal pasal 76C jo. Pasal 80 (2), dan atau ayat (3), dan atau ayat (4) UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI. No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dan atau Pasal 351 ayat (3) dengan ancaman hukuman maksimal pidana 20 tahun kurungan penjara, kepada Wulan.
Usut punya usut, penyiksaan terhadap AP ternyata tidak hanya kali itu saja. AP beberapa kali mendapat penyiksaan dari Wulan.
Saat berumur empat tahun, Wulan juga menyiksa AP sampai bocah itu merintih kesakitan.
Wulan pun memberikan penyiksaan dengan berbagai metode kepada AP, anaknya. Kata Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Arief Rizki mengatakan jika pelaku kerap menyiksa menggunakan tangan kosong, sandal, sapu, dan gitar kentrung.
“Ada luka di sekujur tubuh, mulai ujung kaki hingga ujung kepala. Matanya juga memar dan ada luka di belakang kepala,” ujar Arief.
Penyiksaan yang dilakukan Wulan kepada AP, dilakukan hanya karena masalah sepele. Wulan juga memaksa sang anak untuk mengamen.
"Penyebabnya sepele karena korban sering lambat jika disuruh. Kalau disuruh mengamen juga kadang tidak mau. Hal-hal seperti itu yang membuat kedua pelaku ini emosi," kata Arief. (*)
Artikel ini telah tayang di suarajatim.id, dengan judul : 4 Kekejaman Ibu di Surabaya Pukuli Anak 6 Tahunnya Sampai Meninggal
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda
-
Presiden Prabowo Subianto Sindir Wartawan Saat Bahas Tentang Kampanye Besar di Pidatonya
-
Hari Anak Nasional, Saatnya Perluas Ruang Belajar dan Kolaborasi untuk Dukung Tumbuh Kembang Anak
-
Honda ADV160 Ternyata Sanggup Tenggak Etanol 85 Persen, Harga Jauh Lebih Murah
-
Kulit Bersih Tanpa Rasa Kering dan Tertarik, Ini Pentingnya Memilih Cleansing Balm yang Gentle
-
Baru IPO, Emiten RANS Sudah Gonjang-ganjing! Satu Direktur Pilih Mundur
-
Bukan Supra Lagi Jadi Raja, Ini Motor Bebek Honda Paling Irit yang Kerap Diremehkan
-
Bebas Eksplorasi Aroma, Begini Cara Baru Menemukan Parfum yang Cocok