SuaraCianjur.id – Misteri terpecahkan, mengapa seorang pria sangat sulit untuk kembali ereksi setelah melakukan ejakulasi saat berhubungan intim dengan istri.
Tidak sedikit pria yang justru malah kehilangan rasa percaya diri untuk kembali melakukan hubungan suami istri. Anggapan bahwa dirinya tidak mampu memberikan kepuasan seksual kepada istri kerap menjadi mimpi buruk bagi para suami.
Padahal secara biologi, hal tersebut sangat wajar apabila dialami oleh kaum pria karena banyak sekali faktor yang menjadi penyebab mengapa ejakulasi pria tidak terjadi secara berulang kali.
Atau lebih tepatnya pria akan membutuhkan cukup waktu untuk kembali alami rangsangan ereksi untuk kemudian melakukan hubungan intim kembali.
Menutip cuitan seksolog Rachel Tantra pada Jumat (2/12/2022) yang menjelaskan tentang biologi seksualitas pada pria. Berikut cuitan-cuitan Rachel Tantra, yaitu:
Biologi Seksualitas pada Pria
Menurut penelitian yang dilakukan pada biologi manusia: respons seksual terhubung secara berbeda pada pria dan wanita heteroseksual dan memahami perbedaan ini sangat penting untuk pemenuhan seksual.
Pria:
- Dapat menikmati seks tanpa cinta, sebagai kegiatan rekreasi.
Baca Juga: Jarang Orang Tahu, Ini Keajaiban Baca Surah Yasin Secara Rutin
- Dapat menikmati seks, terikat dengan keintiman dan cinta.
- Berpikir tentang seks kira-kira dua kali dalam satu jam.
- Melucuti pakaian wanita dalam pikirannya karena otaknya terhubung dengan keinginan untuk melihat bagian tubuh wanita sebagai bentuk rangsangan untuk hormon seksnya. (Inilah sebabnya mengapa industri porno mampu memangsa pria dan membuat pria kecanduan kebiasaan merusak ini.)
-Dia membutuhkan waktu sekitar 3 menit untuk berpindah dari keadaan lembek ke ereksi penuh, siap untuk ejakulasi.
- Setelah satu kali ejakulasi, dia perlu istirahat dan memulihkan tenaga karena dia baru saja melepaskan sekitar 500 juta sperma.
- Secara umum selalu siap untuk hubungan seksual (kecuali dia baru saja ejakulasi) karena seksualitasnya didasarkan pada visual dan hanya melihat seorang wanita berovulasi yang menarik membuatnya bersemangat dan siap untuk berhubungan seks.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Setelah Ada Kecelakaan KRL, KAI Baru Benahi Perlintasan Sebidang
-
Geger Warga Lawan Narkoba, usai Rohil Kini Rumah Bandar Sabu di Rohul Dibakar
-
Anomali IHSG Pekan Ini: Indeks Melemah, Asing 'Net Buy' Jumbo
-
5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
-
Urutan Sheet Mask dalam Skincare Malam, Sebelum atau Sesudah Moisturizer?
-
Cahaya Malam dan Romantisme Muara: Menikmati Denyut Kehidupan di Jembatan Siti Nurbaya
-
Seberapa Penting Serum bagi Pria? 5 Pilihan Terbaik Bantu Lawan Jerawat!
-
Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis
-
Klaim sebagai Amanah, Status Daerah Istimewa Riau Terus Diperjuangkan
-
Review Teater Musikal Sayap Cinta: Perpaduan Akting, Nyanyian, dan Cinta Abadi Habibie Ainun