/
Sabtu, 03 Desember 2022 | 08:47 WIB
dr. Zaidul Akbar tidak menyarankan pernikahan beda kasta (YouTube dr. Zaidul Akbar)

SuaraCianjur.id - Pada suatu kesempatan, dr. Zaidul Akbar menjelaskan tentang pernikahan berbeda kasta.

Saat itu, dr. Zaidul akbar mengibaratkan sang suami dari golongan atas, sedangkan sang istri dari golongan bawah.

Sebelumnya, dr. Zaidul Akbar meminta penontonnya untuk memikirkan situasi yang akan dibuatnya di luar konteks agama.

"Ini dengan catatan tanpa paham agama," ujar dr. Zaidul Akbar.

Lalu, beliau membuat suatu skenario, dimana sang suami mungkin sedang marah dengan sang istri.

Sehingga tanpa disadarinya, si suami menyebut istri sebagai orang kampung.

Perkataan inilah yang dikatakan dr. Zaidul Akbar akan menancap di dalam jika sang istri.

Jika tidak kuat iman, maka perkataan buruk itu akan menempel ke jiwa dan hati sang istri.

Bukan sekedar nempel, dr. Zaidul Akbar mengatakan bahwa perkataan tersebut akan merusak jiwa sang istri.

Baca Juga: Habib Jafar Beri Penjelasan Adem Publik Hakimi Gempa Cianjur Akibat Azab, Netizen Bacot Lakukan Hal Ini Dulu!

Sehingga, akhirnya nanti raganya akan menjadi korban dari rusaknya jiwa.

"Yang itu nantinya, raganya yang akan menjadi korban," kata dr. Zaidul Akbar.

Kaitan harga diri dengan ginjal

dr Zaidul Akbar ungkap kaitan harga diri dengan ginjal (sumber: YouTube dr. Zaidul Akbar)

Perkataan buruk inilah sangat berkaitan erat dengan harga diri sang istri, kata dr. Zaidul Akbar

Menurut dr. Zaidul Akbar, harga diri tersebut berkaitan dengan ginjal.

"Yang jelas, sebagain abesar itu ada kaitannya dengan harga diri misalkan," ucap dr. Zaidul Akbar.

"Harga diri itu nantinya dengan ginjal misalkan," sambungnya.

Load More