SuaraCianjur.id- Jumlah korban meninggal dunia dari Gempa Cianjur bertambah tiga orang. Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Cianjur, Cecep S Alamsyah.
Sehingga total jumlah korban meninggal dunia per hari Sabtu (3/12/2022) tercatatsudah ada 334 orang.
“Pada hari ini, jumlah korban meninggal dunia bertambah tiga orang, menjadi 334 jiwa,” ungkap Cecep, dalam konferensi pers di Pendopo Cianjur.
Cecep juga mengatakan soal penemuan ketiga jenazah berada di lokasi berbeda, yakni dua korban di Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang dan sisinya sisanya ada di Warung Sate Sintha.
Sementara bagi korban hilang masih ada delapan orang.
“Korban hilang atau masih dalam pencarian itu delapan jiwa,” ungkap Cecep.
Sementara itu bagi korban luka terkait denga gempa Cianjur bagi masyarakat yang mengalami luka berat mencapai 593 orang.
“Korban luka berat yang saat ini masih dirawat di semua rumah sakit di Cianjur 49 orang,” kata dia.
Sementara itu tercatat dari BNPB ada sebanyak 114.683 jiwa yang harus tinggal di pengungsian. Sejauh ini sejak pertama kali terjadi gempa, Cianjur sudah digoyang 378 Kali hingga kini kata BMKG.
Baca Juga: Gempa Garut Dirasakan di Sejumlah Wilayah, Ini Dampaknya
Menurut Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono menjelaskan secara frekuensi kalau gempa susulan yang terjadi semakin berkurang dan kekuatannya melemah.
“Update gempa susulan Cianjur sampai dengan Sabtu 3 Desember 2022 pukul 07.00 WIB terjadi 378 kali gempa. Kekuatan melemah dan frekuensi makin jarang,”begitu cuitannya di Twitter pribadinya.
BMKG sejauh ini belum bisa memastikan kapan gempa susulan akan berhenti. Namun beradasarkan hitungan, terjadi peluruhan gempa dalm waktu seminggu kedepan.
"Tapi hal itu juga masih mungkin terjadi satu hingga dua gempa bumi per harinya," ucap Koordinator Data dan Informasi BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Bandung, Virga Librian.
Warga yang kondisi rumahnya rusak dan tidak memungkinkan untuk ditiinggali atau dimasuki, ada baiknya untuk tidak melakukan itu. (*)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Fakta Ilmiah Cara Sabun Membersihkan Baju dari Noda Membandel
-
BREAKING NEWS: Peringatan Tsunami di Flores Usai Gempa 7,0
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan