SuaraCianjur.id - Gunung Semeru kini telah dinaikan statusnya menjadi awas. PVMBG merekomendasikan kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).
Dilansir dari situs PVMBG, ada klasifikasi kawasan rawan bencana jika Gunung Semeru terjadi erupsi.
Berikut kawasan yang masuk rawan bencana saat Gunung Semeru erupsi :
1. Kawasan Rawan Bencana III. Kawasan ini merupakan satu wilayah yang paling terdampak jika Gunung Semeru alami erupsi. Kawasan ini juga berpotensi terlanda awan panas, aliran lava, guguran lava, lontaran batu (pijar), atau gas beracun. Kawasan tersebut berada daerah puncak Semeru dan sekitarnya.
2. Kawasan Rawan Bencana II. Kawasan ini juga berpotensi erlanda awan panas, aliran lava, lontaran batu (pijar) atau guguran lava, hujan abu lebat, hujan lumpur panas, aliran lahar, dan gas beracun. Ada dua kawasan yang masuk kategori ini. Pertama Kawasan rawan terhadap awan panas, aliran lava, guguran lava, aliran lahar, dan gas beracun terutama hulu K. Manjing, K. Glidik, K. Sumbersari, Besuk Sarat, Besuk Kembar, Besuk Kobokan, K. Pancing, Besuk Semut, Besuk Tunggeng, Besuk Sat, K. Mujur, K. Liprak, K. Regoyo dan K. Rejali. Kedua rawan terhadap hujan abu lebat, lontaran batu (pijar) dan/atau hujan lumpur panas.
3. Kawasan Rawan Bencana I. Kawasan ini berpotensi terlanda lahar, tertimpa material jatuhan berupa hujan abu, dan/atau air dengan keasaman tinggi. Apabila letusan membesar, kawasan ini berpotensi terlanda perluasan awan panas dan tertimpa material jatuhan berupa hujan abu lebat, serta lontaran batu (pijar). Sama halnya dengan kawasan rawan bencana II, di kawasan rawan bencana I juga terdapat dua kategori kawasan yang terlanda. Pertama kawasan rawan terhadap lahar. Kawasan ini terletak di sepanjang lembah dan bantaran sungai, terutama yang berhulu di daerah puncak. Yaitu : K. Manjing, K. Glidik, Besuk Sarat, Besuk Kembar, Besuk Kobokan, K. Pancing, Besuk Semut, Besuk Tunggeng, Besuk Sat, K. Mujur dan K. Rejali. Kedua kawasan rawan terhadap hujan abu tanpa memperhitungkan arah tiupan angin.
BPNB menghimbau masyarakat agar selalu mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.
Adapun masyarakat juga diimbau untuk tidak terpancing oleh berita-berita yang tidak dapat dipertanggung jawabkan mengenai aktivitas Gunung Api Semeru, dan mengikuti arahan dari Instansi yang berwenang yakni Badan Geologi yang akan terus melakukan koordinasi dengan BNPB dan K/L, Pemda, dan instansi terkait lainnya.
BNPB akan terus berkoordinasi dengan Badan Geologi, PVMBG, BPBD Kabupaten Lumajang, TNI, Polri dan instansi terkait dalam pengembangan data dan informasi terkait erupsi Gunungapi Semeru. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Punya Wajah Oval? Coba 10 Model Rambut Pria Ini Agar Penampilan Makin Rapi dan Menarik
-
Gedung Bapenda DKI Membara, Api Diduga Berasal dari Lantai 11 yang Tengah Direnovasi
-
Sepeda MTB Pacific Tranzline Berapa Harganya? Ini Seri, Spesifikasi dan Kelebihannya
-
Life After Whale: Perpaduan Ilustrasi Spektakuler dan Sains yang Memikat
-
Hutama Karya Raih 3 Gold Bintang 4, Program Sosial hingga Lingkungan Jadi Sorotan
-
Sering 'Pecah Kongsi', Haruskah Jabatan Wakil Kepala Daerah Dihapus? Ini Kata Pakar UGM
-
Susah Baca Resep Dokter? Sekarang AI Bisa Menerjemahkannya dalam Hitungkan Detik!
-
5 Cara Mengatasi Bibir Makin Menghitam Akibat Sering Pakai Lipstik
-
Dilema Infrastruktur: Mengapa Akumulasi Kuota Data Bisa Memicu Kenaikan Harga Paket Internet?
-
Daftar Shio yang Paling Beruntung dan Kaya Mendadak Tahun Ini