SuaraCianjur.id - Namanya Achmad Fachri Zaidan. Dari informasi yang didapat ia baru berusia 11 tahun. Usia tersebut merupakan waktu bermain untuk anak-anak seumurannya.
Namun tidak untuknya. Biasa disapa dengan nama Zaidan, ia menggunakan waktu luangnnya diluar sekolah untuk berjualan guna memenuhi kebutuhan hidupnya.
Dari keterangannya yang diunggah YouTuber tersebut, Zaidan kerap berjualan di sekitar kawasan Basuki Rahmat, Surabaya. Ia berjualan makanan ringan dengan harga Rp 3.000 rupiah.
Kisah hidup Zaidan diangkat oleh seorang YouTuber dengan nama akun Njib SpBU. Zaidan sendiri diktahui telah ditinggalkan oleh ayahnya yang meninggal tepat dihari ulang tahunnya pada 5 Juli 2020.
Ia menceritakan dirinya ditinggalak olrh ibunya, pada saat usianya baru empat bulan. Zaidan sendiri tinggal bersama dengan nenek dari ibunya.
“Ibuku dulu Islam, sekarang pindah Kristen. Aku tetep Islam,” ungkap Zaidan dikutip dari laman YouTube, Najib SpBU, yang dilihat pada Selasa (6/12/2022).
Zaidan mengaku ibunya kini tinggal di Kalimantan. Sementar ia tinggal di kawasan Kali Asin, Surabaya.
Semenjak ia ditinggalkan oleh ibunya tersebut, komunikasinya pun terputus. Ia tak pernah tahu kabar dan cerita ibunya.
“Ditelepon juga dimatiin,” katanya.
Selain untuk memenuhi kebutuhan hidup, Zaidan mengaku uang hasil jualannya juga di tabung.
Ia berniat untuk berkurban pada Idul Adha nanti. Dirinya mengaku sudah berjualan sejak tahun 2019 lalu. Namun sayang tabungannya belum memenuhi untuk membeli hewan kurban, celengan yang yang simpan sudah terbongkar.
“Kemarin di bongkar. Kasihan nenek enggak punya uang,” kata Zaidan.
Sementara itu menurut penuturan nenek Zaidan, cucunya tersebut pernah sekali waktu dibawa oleh ibunya dengan tinggal bersama.
Namun neneknya menyebut Zaidan tidak betah karena merasa dibeda-bedakan dengan adik-adiknya.
“Kalau ini (menunjuk Zaidan) meminta apa-apa, malah diblokir,” kata nenek Zaidan, dala unggahan lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
5 Motor Matic Cocok untuk Kaum Lajang Berangkat Mudik
-
Heboh Warga Geruduk Minta Hentikan Renovasi Gereja HKBP di Indragiri Hulu
-
Nasib THR PPPK Paruh Waktu di Banten Belum Jelas Jelang Lebaran 2026
-
Dikira Rudal, Suara Meriam Penanda Buka Puasa Bikin Pengunjung Restoran di Dubai Panik
-
2 Lapangan Padel di Jakut Mendadak Disegel! Ini Alasannya
-
11 Laga Tak Terkalahkan, Carrick Haramkan Pemain Manchester United Lakukan Hal Ini
-
Lebaran 2026 Makin Praktis Pakai THR Digital Bank Indonesia, Begini Cara Mainnya
-
Ricuh Copa Del Rey! Polisi Dituding Membiarkan Bus Atletico Madrid Diserang Ultras Barcelona
-
Dana Warga Sumsel Sempat Raib karena Scam, Rp541 Juta Akhirnya Berhasil Kembali
-
Saham BEBS Meroket 7.150 Persen, OJK Geledah Mirae Asset Sekuritas Terkait Dugaan Manipulasi