/
Selasa, 06 Desember 2022 | 18:02 WIB
Ferdy Sambo yang menjadi otak pembunuhan berencana terhadap Brigadir J, sekanrionya dibongkar oleh Bharada E (Foto: Suara.com- Arga)

SuaraCianjur.id - Ferdy Sambo mengungkap motifnya menghabisi ajudannya itu, karena istrinya Putri Candrawathi diperkosa oleh Brigadir J.

“Istri saya kan diperkosa sama Yosua. Tidak ada motif lain apa lagi perselingkuhan,” kata Ferdy Sambo, yang diungkapkannya di sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (6/12/2022), yang dilansir dari sumatera.suara.com.

Pernyataan Ferdy Sambo tersebutlangsung mendapat respon dari warga net. Para netizen yang turut menonton dan menyaksikan persidangan hari ini membuat tagar Brigadir J. 

Cuitan para netizen, menyerang Ferdy Sambo yang diketahui merupakan terdakwa dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J.

“Tidak masuk akal. Istrinya genit mungkin, tapi si Sambo ini malu mengakui. Diakan PROPAM, wibawanya hilang kalau istrinya saja tidak menghormati dia sebagai seorang suami. Atau ada rahasia besar yang diketahui alm. brigadir J,” tulis warga net.

“Yg ada Brigadir J yg diperkosa istri bapak (Ferdy Sambo,” tulis warga net lainnya.

“Astaga pak, Dikasi juga gak bakal mau itu Alm Brigadir J” timpal warga net.

“Polisi pangkat brigadir merkosa istri jedral bintang 2 dan kadiv propam pula! Sekedar masuk kandang singa yang udh puasa 7 hari sembilan bulan aja masih kalah sangar sama alm. Brigadir J . Maen bukan bapak jendral satu ini,” komentar lainnya.

Tagar Brigadi J di Twitter pun langsung menjadi trending topik. 

Baca Juga: Denise Chariesta Tetiba Beri Nasihat Dosa Zina, Warganet Singgung Perselingkuhan 4 Tahun

Sebagaimana diketahui, pernyataan Ferdy Sambo membongkar motifnya menghabisi Brigadir J, menimpali kesaksian Bharada E.

Dimana pada persidangan sebelumnya, Bharada E menyebut ada  seorang perempuan yang keluar dari rumah Ferdy Sambo di Bangka dalam kondisi menangis. Isu perselingkuhan Ferdy Sambo pun mencuat. 

Ferdy Sambo pun menepis keterangan tersebut dan mengatakan bahwa Eliezer mengarang pernyataan. 

“Tidak benar itu keterangan dia, ngarang-ngarang,” ucap Ferdy Sambo. (*)

Load More