SuaraCianjur.id - Tagar Sim C masuk dalam trending topik di media sosial Twitter. Banyak komentar warga net yang mengeluhkan mahalanya pembuatan Surat Izin Mengemudi atau SIM.
Bahkan ada seorang warga net yang menjadikannya sebuah thread setelah ia harus mengeluarkan uang lebih hanya untuk pengurusan perpanjangan SIM.
Keluhan warga net itu disampaikan akun @disinisadat. Awalnya ia berencana unntuk memperpanjang SIM A milikinya.
Sebelum pergi ke kantor polisi, ia pun sudah menyiapkan uang sesuai dengan jumlah yang ia cek dari berbagai sumber.
“Sblm berangkat udh ngecek2 lah ya biayanya kurang lbh Rp 140ribu (80rb+cek kesehatan 25rb+asuransi 30rb+reg 5rb),” tulis akun tersebut, seperti yang dilihat pada Selasa (6/12/2022).
Namun sesaat SIM-nya akan diterbitkan, dirinya harus membayar Rp 170 ribu. Sementara dari beberapa pengecekan yang ia lakukan sebelumnya perpanjangan SIM hanya mengeluarkan biaya sebesar Rp 140 ribu.
Pengguna Twitter tersebut saat itu merekam segala percakapannya dengan anggota polisi yang berada di kantor polisi itu.
Dirinya pun mengaku mendapat intervensi setelah ada beberapa anggota polisi memintanya menghapus rekaman videonya tersebut.
“Karena udh dikelilingin gt dan dipaksa....akhirnya gw hapus rekaman + HP gw smp dicek buat mastiin rekamannya dihapus,” tulisnya.
Baca Juga: HUT KPR ke-46, BTN Lengkapi Platform Digital dan Hadirkan Konsep Metaverse
Dirinya pun mengeluhkan apa yang menimpanya tersebut. Ia mengaku terdapat selisih pengurusan perpanjangan SIM.
“Biaya yg tertera: 140rb Ditambah pungli2nya bs nyampe: 260rb. 260rb buat sekedar perpanjangan SIM+ngurus sendiri pula terlampau mahal sih menurut gw,” tulisnya.
Ada beberapa postingan dalam akun Twitter @disinisadat tersebut. Postingannya itupun langsung dibanjiri warga net.
“mending perpanjang online mas, saya kmren perpanjang online bnr2 bersih dari pungli. tes kesehatan pun online cuma 25k bisa untuk perpanjang lebih dari 1 SIM. lalu tes psikologi cuma 32.500 kalo gk salah dan berlaku 6 bulan dan bisa dipakai untuk perpanjang lebih dari 1 SIM juga,” tulis warga net.
“Pungli itu sih. Masih aja nyari receh gak halal gini. Gak takut kena kanker ya makan uang haram. Di detos aja mas. lantai 3. Gak pake biaya2 siluman. Sertifikasi apaan?! Mrk pikir bs dipajang di cv tuh sertifikat?,” timpal warga net lainnya.
Berikut biaya pembuatan baru dan perpanjangan SIM sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 76 Tahun 2020 Tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Polri.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Dikritik Pedas Soal Cokelat Premium, Aurel Hermansyah: Menurutku Itu Kasar
-
vivo V70 Series Resmi di Indonesia: Kamera ZEISS 10x Zoom atau 200MP, Pilih Festival atau Travel?
-
Solidaritas Tanpa Batas: Warga Iran Tetap Bela Palestina di Tengah Gempuran Rudal AS-Israel
-
Spesifikasi OnePlus 15T Bocor, Upgrade Lensa Kamera Periskop LUMO Terbaru
-
Film Good Luck, Have Fun, Don't Die: Satir Gila tentang Kecanduan Teknologi
-
Bangga, Brand Modest Fashion Bekasi Sampai ke Hong Kong: Berdayakan Pekerja Lokal!
-
OTT Bupati Cilacap Guncang PKB: Kader Terkejut, Minta Publik Tunggu Penjelasan Resmi KPK
-
Pancing Hujan Buatan, 35 Ton Garam Disemai untuk Tekan Karhutla di Riau
-
Kenapa Kita Cenderung Impulsif saat Memegang Uang THR? Ini Alasannya
-
Terlalu Tua untuk Bekerja? Wajah Ageisme di Dunia Kerja Indonesia