SuaraCianjur.id- Musim Piala Dunia turut dirasakan oleh semua para pecinta sepak bola di jagat bumi. Mulai dari kalangan pejabat hingga masyarakat.
Berbagai macam isu muncul dalam Piala Dunia 2022 kali ini dan menarik perhatian, terutama soal hak asasi manusia. Negara Eropa seperti Jerman, Inggris, Denmark, dan beberapa timnas lainnya menyuarakan kampenye ban kapten OneLove pelangi.
Hal ini menjadi sosortan dunia, terutama Qatar yang memiliki aturan dalam larangan terhadap LGBTQ+.
Termasuk hal ini juga mendapatkan perhatian dari Irjen Pol Krishna Murti. Setiap postingannya selalu mendapatkan perhatian dari publik.
Dalam akun Instagram @krishnamurti_bd91, Kepala Divisi Hubungan Internasional (Kadiv Hubinter) Polri, baru -baru ini membagikan foto dengan menuliskan keterangan yang cukup menarik. Bahkan postingannya ini turut mendapatkan dukungan publik.
Irjen Krishna Murti menyumpahi negara-negara yang timnya melakukan kampanye pelangi di Piala Dunia 2022 akan bernasih kalah.
“Saya sumpahin negara yg timnya kampanye pelangi2 di piala dunia, bakalan kalah semua. Biar piala dunia adem,” begtu tulisan Krishna Murti dalam keterangan postingannya, seperti dilihat Kamis (8/12/2022).
Bahkan Krishna Murit mengancam memblokir siapa saja yang berkomentar tentang bola dan menyebut dirinya ganteng.
“Yg komen bola saya block. Yg bilang saya ganteng, saya block. #kmupdates,” lanjutnya.
Dalam postingan itu, Krishna Murti membagikan sebuah foto dengan gaya santai mengenakn celana jeans biru dan sweater biru. Dia sedang duduk di atas potongan kayu dengan pemandangan yang sejuk di bawah pepohonan.
Lagi-lagi sang bestie, yakni Ipda Herman Hadi Basuki alias Pak Bhabin turut berkomentar. Dia berani menantang dari Jenderal bintang dua dengan menyebut ganteng.
"Emang udah ganteng dr sononya, pake apa aja tetep aja cakep," komentar Pak Bhabin.
Sontak saja banyak publik yang menimpali komentar dari Pak Bhabin, karena sudah melanggar aturan yang dibuat oleh Irjen Pol Krishna Murti.
“Harus diblokir ini pak (emoji tertawa,” ucapk akun Pavel***.
“Koq Gak diblok Pak bhabin pdhl Ada ngmk ganteng,” timpal akun lainnya Two***.
Tag
Berita Terkait
-
Cristiano Ronaldo Jadi Cadangan saat Portugal Bantai Swiss di Piala Dunia 2022, Beri Pujian Para Talenta Muda
-
1 Anggota Polsek Astanaanyar Meninggal di RS, Polda Jabar Minta Masyarakat Tak Percayai Informasi Tidak Jelas
-
Densus 88 Tancap Gas ke Polsek Astanaanyar, 3 Anggota Polisi Dibawa ke RS Imanuel
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Pemprov Bali Lepas 698 Jamaah Calon Haji, Tekankan Jalin Kerukunan
-
5 Rekomendasi Mesin Cuci Mini Favorit Anak Kos, Ukuran Kecil Bikin Hidup Lebih Praktis
-
Disepelekan dalam Perburuan Juara, Pelatih Borneo FC: Kami Bukan Tim Musiman
-
76 Kode Redeem FF Max Terbaru 26 April 2026: Klaim Bundel Gintoki dan VSK94 Undersea
-
Jadi Tersangka Kasus Pelecehan, Momen Irfan Hakim Dirukiah Syekh Ahmad Al Misry Kembali Disorot
-
7 Kopi Susu Gula Aren Murah di Jakarta yang Masih Ramah di Kantong, Ada yang Cuma Rp15 Ribuan
-
Sticky oleh NCT Wish: Hubungan Asmara Unik tapi Manis bak Hidangan Penutup
-
Siapa Wali Nikah Syifa Hadju? Ini Penjelasan dari Pihak Keluarga
-
7 Alasan Orang Pontianak Betah Nongkrong di Warkop Seharian, Tradisi yang Bikin Pendatang Kaget
-
38 SPPG di Kaltim Belum Punya IPAL, Auto Kena Evaluasi!