SuaraCianjur.id – Sosok Erina Gudono sontak menjadi perbincangan publik di media sosial. Pasalnya gadis Yogyakarta tersebut berhasil menjadi pilihan hati anak bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep.
Kaesang Pangarep secara resmi akan segera meminang Erina Gudono pada Sabtu (10/12/2022) yang akan datang. Persiapan untuk melangsungkan pesta pernikahan tersebut telah matang.
Selain karena agama Erina Gudono dan kepribadiannya, alu apa yang membuat Kaesang Pangarep jatuh hati kepada perempuan berusia 25 tahun itu?
Berikut lima fakta lengkap tentang Erina Gudono yang menjadi penyebab putra bungsu Presiden Jokowi jatuh cinta, diantaranya:
1. Lulusan Kampus Ternama Dunia
Erina Gudono berhasil menyelesaikan pendidikan S1-nya pada tahun 2018 dengan mengambil jurusan Administrasi dan Manajemen Bisnis di Universitas Gadjah Mada (UGM).
Kemudian, pada tahun 2021 Erina berhasil menyelesaikan pendidikan S2 di Columbia University dengan mengambil jurusan Administrasi Publik lewat program beasiswa Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP).
Tidak cukup sampai disitu, Erina juga sempat mengambil kelas program pendek di The Chinese University of Hong Kong dan pertukaran pelajar di Showa Women’s University, Jepang.
2. Berasal dari Keluarga Terpandang
Baca Juga: Hadapi Madura United, Seto Nurdiantoro Minta Penggawa PSS Sleman Main Lepas
Erina Gudono berasal dari keluarga yang bukan sembarang. Diketahui Erina Gudono lahir dari pasangan (Alm) Profesor Dr. Mohammad Gudono, MBA, Aks, Ph.D dan Dra. Sofiatun Gudono, M.Si, Aks.
Semasa hidup, ayahanda dari Erina Gudono bekerja sebagai dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gadjah Mada.
3. Prestasi yang Mumpuni
Erina Gudono memiliki segudang prestasi akademik selama dirinya menjadi mahasiswa. Diketahui calon istri dari Kaesang Pangarep ini pernah menjadi delegasi untuk mewakili Indonesia di Harvard World Model United Nation, 1st Winner in Business Project Competition di Tokyo, 1st Winner Essay Competition to represent Indonesia in Australia Libertarian Conference, 1st Winner of AIESEC Social Initiative Competition, hingga 1st Winner of International Business Case Competition.
Prestasi Erina Gudono juga tidak hanya cemerlang dari sisi akademik, akan tetapi di jalur non akademik.
Sebagaimana diketahui, Erina Gudono berhasil mewakili Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam ajang Puteri Indonesia Tahun 2022 dan masuk 11 besar. Dan pada tahun 2020, Erina berhasil meraih juara pertama Dimas Diajeng Yogyakarta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Asisten Raffi Ahmad Duduk di Kursi Komisaris Krakatau Posco, Siapa Mufli Budi Ananda?
-
Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki
-
Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu
-
Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari
-
Bielsa Ngamuk Usai Uruguay Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Maki-maki Diri Sendiri
-
Jalan Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Terbuka Lebar: Lawan Terpetakan, Ujian Berat Menanti
-
Video Pemain Hampir Baku Pukul di Sesi Latihan, Pelatih Panama: Itu Normal
-
Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta
-
Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta
-
5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!