SuaraCianjur.id - Setelah beberapa diberlakukan tilang elektronik, tampaknya sistem ini dinilai kurang efektif.
Bukan tanpa alasan, hal ini karena masyarakat sendiri yang dinilai kurang bisa tertib dan malah merekayasa sistem ini.
Salah satunya adalah dengan memalsukan plat nomor agar tidak bisa dilacak oleh sistem e-Tilang.
Sistem tilang manual akan coba kembali diberlakukan di DKI Jakarta.
Pengumuman ini dipaparkan secara langsung oleh Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Latif Usman.
Penerapan tilang manual ini hanya akan diterapkan untuk beberapa jelas pelanggaran tertentu saja.
"Untuk tilang manual diberlakukan untuk yang memalsukan nopol, serta balap liar dan knalpot brong gitu," ungkap Kombes Latif Usman.
"Itu saja pelanggaran-pelanggaran itu," sambungnya.
Alasan diberlakukan tilang manual
Alasan diberlakukannya tilang manual ini bertujuan agar mencegah masyarakat nakal yang dengan sengaja menyiasati tilang elektronik.
Untuk prosedurnya, tilang manual yang sekarang, sama halnya dengan tilang manual sebelumnya.
"Seperti biasa, dihentikan. Kita tilang mereka, kan memalsukan plat nomor," ujarnya.
Proses pemeriksaan tilang manual ini akan memberhentikan kendaraan, lalu mencocokkannya dengan yang ada di surat-suratnya.
Jika ditemukan adanya ketidakcocokan, maka kendaraannya akan ditahan.
"Nah ini yang akan kita hentikan, kita periksa. Kalau tidak sesuai kita tahan mobilnya sampai dengan dia bisa menunjukkan surat-suratnya," ungkap Kombes Latif Usman.
Lalu, Kombes Latif menegaskan bahwa plat nomor merupakan persyaratan wajib saat berkendara.
Berita Terkait
-
Irjen Krishna Murti Sumpahi Tim Piala Dunia Kampanye Pelangi Kalah! Kata Kapten Tsubasa Sahabat Itu 'Bola' Bukan
-
1 Anggota Polsek Astanaanyar Meninggal di RS, Polda Jabar Minta Masyarakat Tak Percayai Informasi Tidak Jelas
-
Densus 88 Tancap Gas ke Polsek Astanaanyar, 3 Anggota Polisi Dibawa ke RS Imanuel
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Wali Kota Bandung Ngamuk Gegara Penebangan Pohon: Jangan Ketawa Lu, Gue Segel Ini Tempat!
-
Bela Prabowo, Hasan Nasbi: Yang Dimaksud Kelompok Pembuat Gaduh
-
Geger! Penemuan Mayat Terendam di Cianjur, Berawal dari Sepasang Sepatu Bot
-
BGN Curiga Ada Oknum di Balik Dana Rp311,2 Miliar Nyasar ke Rekening SPPG Bermasalah
-
Reuni Taufik Hidayat vs Lin Dan di Jakarta! 7 Peraih Emas Olimpiade Ramaikan Shuttle Open 2026
-
Heboh Isu Nikita Mirzani Diintimidasi di Penjara, Pihak Rutan Buka Suara
-
Bukan Sekadar Jago Debat, Ini Cara Mencetak Calon Diplomat dan Pemimpin Masa Depan Sejak Dini
-
Bulog Edukasi Masyarakat Kenali Mutu Beras, Pastikan Masyarakat Mendapatkan Informasi Tepat
-
Lari Sambil Selamatkan Bumi, PLN Electric Run 2026 Punya Misi Pangkas 24 Ton Emisi Karbon
-
Menteri Ekraf Melihat Langsung Dapur Kreatif Industri Kecantikan di Malang