SuaraCianjur.id- Siapa yang tak menyangka ternyata salah satu pemain dari Timnas Prancis yakni Youssouf Fofana mengalami mampu menguba nasib hidupnya.
Nasib Fofana berubah drastis dari awalnya sebagai seorang pekerja restoran pizza, kini dia tampil sebagai bintang untuk membela Prancis di Piala Dunia 2022.
Fofana Dia menjadi andalan Prancis yang sedang mengarungi kompetisi pesta sepak bola terbesar di dunia sekarang.
Sempat dicoret dari skuad Clairefontaine sebagai pusat pelatihan nasional Prancis, di tahun 2015 silam, ketika dirinya berusaia 14 tahun. Dia merasa kala itu masa depannya di lapangan hijau berakhir.
Sehingga dia banting setir menjadi karyawan di restoran pizza demi menyambung hidupnya.
“Itu adalah cara terbaik untuk mendapatkan uang, dan juga untuk mempertahankan impian saya,” ucap Fofan melansir dari AP, Jumat (9/12/2022).
Nasibnya berubah ketka dia masuk ke timnas. Debutnya di bersama Prancis di bulan September 2022 lalu membuat Didier Deschamps melirik performanya hingga memboyong dia masuk ke skuad timnas.
Fofana masuk sebagai pemain pengganti pada babak kedua, ketika kemenangan di babak fase grup Piala Dunia 2022. Dia menjadi starter ketika kalah 0-1 dari Tunisia. dan memainkan 25 menit terakhir pada babak 16 besar ketika meraih kemenangan terhadap Polandia.
Dulu Fofan hanya membutuhkan dua tahun untuk berlabuh menemukan klub profesional. Dia bermain untuk klub Drancy, sebuah tim amatir yang ada di pinggiran timur laut Paris. Itu Dilakukan sebelum dirinya menandatangani kontrak bersama akademi muda Strasbourg di tahun 2017.
Dirinya mengaku sempat ragu untuk hal itu, namun dia berusaha untuk melangkah maju ke depan.
“Saya sempat ragu, tapi saya harus tahu bagaimana melangkah maju,” ungkap Fofana.
Debut Fofan di Ligue 1 ketika melawan Lyon di tahun 2018. Kemudian dia pindah ke AS Monaco pada bulan Januari 2020.
Fofan lanjut berlaga di Liga Europa bersama klub barunya di tahun 2021 sampai tahun 2022 sekarang.
Prancis vs Inggris di babak perempat final akan menjadi suguhan menarik. Perlawan kedua tim diprediksi akan sengit karena sama – sama memiliki target juara. Prancis bertekad untuk mempertahankan gelar juara dunia.
Tag
Berita Terkait
-
Irjen Krishna Murti Sumpahi Tim Piala Dunia Kampanye Pelangi Kalah! Kata Kapten Tsubasa Sahabat Itu 'Bola' Bukan
-
Cristiano Ronaldo Jadi Cadangan saat Portugal Bantai Swiss di Piala Dunia 2022, Beri Pujian Para Talenta Muda
-
Spanyol Tragis Terima Nasib Pulang Kampung Kalah Drama Penalti dari Maroko, Luis Enrique Masih Betah
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon