/
Sabtu, 10 Desember 2022 | 16:00 WIB
dr. Boyke sebut pria memiliki otak reptil (YouTube Kacamata dr. Boyke)

SuaraCianjur.id - Perselingkuhan merupakan momok bagi setiap orang yang memiliki pasangan.

Terkadang, banyak korban perselingkuhan yang malah mengalami depresi, karena merasa tidak dicintai oleh siapapun.

Bahkan, tak sedikit anak dari korban perselingkuhan yang mentalnya terganggu dan kehilangan kasih sayang dari orang tuanya.

Sehingga, banyak orang yang mengecam tindakan perselingkuhan ini dan tidak bisa memaafkan pelakunya.

Menurut dr. Boyke, sebagian besar perselingkuhan ini dilakukan oleh pria.

Hal ini bukan dari hasil pengamatannya saja, melainkan dari hasil penelitian teruji.

Hasilnya adalah kemungkinan pria berselingkuh adalah 2:3, sedangkan dari 5, 3 adalah kemungkinan pria berselingkuh.

Hal ini pun menimbulkan pertanyaan, mengapa pria lebih banyak berselingkuh?

Alasan pria lebih banyak berselingkuh menurut dr. Boyke

Ternyata ini alasan kebanyakan yang selingkuh adalah pria, menurut dr. Boyke (sumber: YouTube Kacamata dr. Boyke)

Menanggapi fenomena ini, dr. Boyke menjelaskan bahwa ada bagian otak primitif pria yang mendorong sikap ini.

Baca Juga: Bertahan demi Anak, Padahal Sudah Selingkuh? Zoya Amirin Tegaskan Hal ini: Impoten

dr. Boyke mengatakan bahwa laki-laki itu memiliki sifat petualang.

Hal ini bisa ditarik mundur ke zaman nenek moyang, di mana pria seringkali berburu wanita untuk dijadikan pasangannya.

Sikap primitif seperti itulah yang masih tertinggal dan terpendam di dalam otak pria saat ini.

"Itu namanya otak reptilia, otak primitif," ungkap dr. Boyke.

Untuk menekan otak primitif itu agar tidak bertindak seperti manusia purba adalah dengan pendidikan dan agama.

Penyebab perselingkuhan menurut dr. Boyke

dr. Boyke jelaskan penyebab adanya perselingkuhan (sumber: YouTube Kacamata dr. Boyke)

Menurut dr. Boyke, perselingkuhan bukan hanya merupakan kesalahan dari satu orang saja, melainkan kedua belah pihak.

Load More