SuaraCianjur.id - Pinkan Mambo merupakan salah satu penyanyi berbakat dari Indonesia yang dikenal memiliki suara yang khas.
Diketahui pernah bergabung dengan duo Ratu, Pinkan Mambo kebali eksis di dunia hiburan.
Namun, pernyataan yamg cukup mengejutkan dilontarkan Pinkan Mambo beberapa waktu yang lalu.
Pinkan Mambo mengakui bahwa dirinya pernah berganti pasangan lebih dari 20 kali.
Hal ini pun menimbulkan kekhawatiran publik tentang kemungkinan Pinkan Mambo menderita HIV.
Seperti yang diketahui bahwa penyakit HIV merupakan penyakit menular seksual yang biasanya ditularkan melalui hubungan badan.
Penyakit HIV semakin tinggi kemungkinan penularannya saat seseorang bergonta-ganti pasangan.
dr. Boyke ingatkan bahwa bergonta-ganti pasangan
Sebagai segsolog, dr. Boyke pernah menjelaskan tentang bahaya bergonta-ganti pasangan.
dr. Boyke menjelaskan bahwa penyakit HIV pada awalnya tidak memiliki gajala apapun, bahkan terlihat seperti flu biasa.
Semua gejala tergantung pada daya tahan tubuh masing-masing orang.
Setelah 6 bulan, penyakit HIV baru mulai bisa dideteksi di dalam darah.
Bahkan ada yang bertahun-tahun tidak ketahuan, namun di dalamnya sudah menyebar virus HIV.
"Karena bagaimanapun juga yang namanya HIV/AIDS, 6 bulan pertama sama sekali tidak memberikan gejala baik pada tubuh maupun pada darah," ungkap dr. Boyke.
Saat ditanya apakah HIV bisa disembuhka, dr. Boyke mengatakan bahwa penyakit ini tidak bisa disembuhkan.
"Apalagi itu dengan berganti-ganti pasangan, setiap pasangan yang baru dia harus melakukan cek up lagi," tutur dr. Boyke.
Cara mencegah menyakit HIV menurut dr. Boyke
Seperti yang diketahui bahwa penyakit HIV merupakan penyakit yang mematikan, karena menyerang sistem imun.
Untuk itu, dr. Boyke membagikan tips untuk mencegah penyakit HIV.
Salah satunya adalah dengan tidak bergonta-ganti pasangan secara sering.
"Penyakit kelamin hanya bisa dicegah dengan tidak melakukan hubungan seks ya," jelas dr. Boyke.
Sedangkan menggunakan kondom, penelitian mengungkapkan bahwa perlindungan hanya sekitar 70 persen saja.
"Karena seringkali selain penularan HIV/AIDS itu juga melalui cairan di alat kelamin, bisa juga melalui ciuman dimulut," lanjut dr. Boyke.
"Suntikan-suntikan yang bisa diberikan untuk pencegahan virus-virus yang ditularkan melalui hubungan seks, itu bisa berupa HPV 16 dan 18 untuk kanker serviks," pungkasnya.(*)
Sumber: Youtube Sonora FM
Tonton video menarik lainnya tentang dr. Boyke di sini: Dokter Boyke Ungkap Efektivitas Kondom Cegah Cacar Monyet
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Puji Lamine Yamal, Hansi Flick: Semua Orang Tahu Kualitasnya
-
Arne Slot Puas Liverpool Hajar West Ham, tapi Bukan Performa Terbaik Musim Ini
-
Hasil Akhir: Gol Telat Roman Paparyha Bawa Persis Solo Menang Dramatis
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Jadwal Imsak Jakarta 2 Maret 2026: Waktu Sahur, Sholat & Doa Puasa Ramadan
-
Jadwal Imsak Bandar Lampung 2 Maret 2026 Lengkap dengan Niat Puasa Ramadan
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
Jadwal Imsak Palembang 2 Maret 2026: Waktu Sholat Lengkap & Doa Niat Puasa Ramadan
-
Sejarah Bendera Merah di Masjid Jamkaran: Dari Balas Dendam Soleimani hingga Khamenei
-
Ayatollah Ali Khamenei Gugur, Ahlulbait Indonesia Gelar Doa 7 Hari: Perlawanan Tak Padam