SuaraCianjur.id - Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie terus mendapatkan sorotan dari publik.
Mulai dari gaya hidup yang mewah, hingga terlibatnya Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie dalam kasus narkoba.
Seperti yang diketahui bahwa Nia Ramadhani merupakan mantu dari Aburizal Bakrie.
Keluarga Bakrie memang selalu menarik perhatian karena termasuk sebagai konglomerat papan atas Indonesia.
Bisnis keluarga Bakrie memang sudah di mulai sejak zaman Orbe Baru.
Bahkan keluarga Bakrie juga ikut memegang saham dalam perusahaan PT LAPINDO Brantas yang berada di Sidoarjo.
PT LAPINDO Brantas menjadi perhatian media nasional saat bencana lumur lapindo terjadi pada tahun 2006 silam.
Bencana ini membuat ratusan orang kehilangan tempat tinggal dan pekerjaannya.
Hal ini membuat PT LAPINDO Brantas dituntut untuk ganti rugi senilai Rp 1,91 triliun.
Baca Juga: Bertahan demi Anak, Padahal Sudah Selingkuh? Zoya Amirin Tegaskan Hal ini: Impoten
Ganti rugi belum diberikan oleh keluarga Bakrie
Sudah 16 tahun berlalu sejak bencana tersebut terjadi.
Namun, hingga saat inipun tidak ada tanda-tanda keluarga Bakrie akan melunasi hutang gant rugi tersebut.
Hal itu seakan menjadi pemicu masyarakat untuk menanyakan kembali janji ganti rugi atas musibah lumpur lapindo.
Ganti rugi yang masih menjadi utang perusahaan keluarga Aburizal Bakrie adalah senilai Rp 1,91 triliun.
Utang PT LAPINDO Brantas pada pemerintah
Tidak hanya ganti rugi pada masyarakat, PT LAPINDO juga memiliki hutang pada pemerintah dengan nominal yang cukup fantastis.
Utang ini dipakai untuk menalangi pembayaran pada warga yang kehilangan tempat tinggalnya, dengan cara melunasi pembelian tanah dan bangunan wagra korban luapan lumpur lapindo
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Sisi Humanis Warga Iran, Tawarkan Buah ke Jurnalis Padahal Rumahnya Hancur Lebur Habis Diserang
-
Tak Cuma Kepala Dinas, Bupati Tulungagung Diduga Peras Sekolah dan Camat
-
Isuzu Kantongi Pesanan 354 unit Kendaraan Niaga Selama GIICOMVEC 2026
-
Physical vs Chemical Sunscreen, Mana yang Lebih Aman untuk Bumil? Cek 5 Rekomendasinya
-
River Ranger Jakarta Pilih Tersesat di Pedalaman Demi Solusi Warga, Kenapa?
-
Ikhtiar Mbah Kibar Melawan Sita Bank dengan Goresan Kuas, Bukan Belas Kasihan
-
Bukan Cuma Bangun Rumah, Strategi KPR BRI Ini Ternyata Hidupkan UMKM di Daerah
-
DKZ Akhiri Aktivitas Grup, Member Lanjutkan Karir secara Individu
-
Menepis Hoaks Izin Lintas Udara: Strategi Cerdik Prabowo Mengunci AS, Rusia, dan China
-
Misteri Sayatan di Gedangsewu: Nenek S Tewas Bersimbah Darah Usai Sembuh dari Tipes