SuaraCianjur.id - Mungkin sudah banyak mengetahui olahraga Gateball. Namun tidak memungkiri olahraga tersebut masih jarang peminatnya.
Padahal olaraga Gateball, merupakan olahraga cukup mengasikan. Saat bermain, mengharuskan setiap tim untuk bekerja sama. Selain kerja sama tim, masing-masing pemain harus berkonsentrasi dalam olahraga ini.
Gateball disebut olahraga tanpa batas (barrier free sporrt) karena dapat dimainkan semua orang.
Olahraga Gateball sendiri harus dimainkan oleh minimal 10 orang. Dari 10 orang tersebut, akan dibagi menjadi dua tim.
Satu tim memegang bola bernomor 1,3,5,7,9, lalu tim lainnya memainkan bola bernomor 2,4,6,8,10. Setiap pemain pasti memegang tongkat atau stik sendiri dan memainkan satu bola saja.
O
Diketahui, olahraga yang pertama kali dicetuskan oleh Eiji Suzuki di Hokkaido Jepang tahun 1947 ini merupakan modifikasi permainan Croquet.
Seiring berjalannya waktu, popularitasnya meluas ke berbagai negara termasuk Indonesia.
Gateball sendiri mulai populer pada tahun 1950. Sejarah di Indonesia, Gateball pertama kali tercetus di Bali pada tahun 1994.
Baca Juga: Ini Update 5 Pemain Timnas Prancis yang Dikabarkan Jatuh Sakit Jelang Final Piala Dunia 2022
Dari situ, perkembangan Gateball terus berkembang. Indonesia pun kahirnya tergabung dengan organisasi Gateball dunia pada 2013.
Semenjak itu Gateball terus berkembang dan digelar beberapa pertandingan setingkat nasional.
“Gateball ini memerlukan kemampuan akurasi dan perencanaan serta penerapan strategi yang sangat tinggi. Sehingga istilahnya ‘highly dinamics strategic game’. Semua bisa memainkannya, dari anak kecil hingga orang tua, mau itu perempuan atau laki-laki,” ungkap Wakil Ketua 1 Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (Pergatsi) Jabar, Dandan Riza Wardana, Minggu (18/12/2022).
Meski belum seterkenal olahraga lainnya, olahraga Gateball dikatakan Dandan terus berkembang dan semakin banyak disukai.
“Sekarang sudah banyak komunitas yang memainkan Gateball, lalu instansi pemerintah, masyarakat, komunitas juga sudah banyak yang jadi pegiat. Perkembangannya makin baik,” imbuh Dandan.
Dandan mengatakan olahraga Gateball bisa menjadi salah satu pilihan untuk dijadikan permainan kelompok. Karatekristik olahraga ini katanya santai dan cocok untuk sebuah komunitas.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
Terkini
-
Siap-siap! Harga Pakaian Bakal Melonjak Tinggi
-
Kelas Menengah di RI Capai 185,35 Juta Orang, Terancam Turun Buntut Tekanan Daya Beli
-
Pansel Ombudsman Klaim Tak Temukan Indikasi Korupsi Hery Susanto Saat Seleksi
-
Status Tersangka Rismon di Kasus Fitnah Ijazah Palsu Jokowi Resmi Dicabut!
-
Satu Kapal Setara Ribuan Truk, Ini Efisiensi Distribusi BBM
-
Megawati Terima Dubes Jerman, Bahas Geopolitik hingga Warisan Konferensi Asia Afrika
-
Investor RI Kini Bisa Beli Saham Global Lewat Blockchain, Begini Caranya
-
Kasus Andrie Yunus Dinilai Bergantung pada Political Will Prabowo
-
Berkas Perkara Sudah di Pengadilan, Komnas HAM Desak Polri Lanjutkan Penyidikan Kasus Andrie Yunus
-
4 Laporan Dasco ke Prabowo Usai Presiden Lakukan Diplomasi ke Prancis dan Rusia