SuaraCianjur.id – Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, mengumumkan usulan kenaikan biaya haji. Kenaikan ini hampir dua kali lipat, menjadi Rp 69 juta. Ini artinya, masyarakat yang sudah mendaftar harus merogoh kocek lebih dalam agar bisa berangkat haji di tahun 2023.
Kenaikan ini mendapat respon beragam, pasalnya kenaikan biaya haji di Indonesia berbarengan dengan penurunan harga paket haji di Arab Saudi. Hal ini tentu menimbulkan pertanyaan bagi banyak pihak, salah satunya dari Majelis Ulama Indonesia. Pihaknya bertanya-tanya terkait dengan kenaikan yang sangat signifikan ini.
Hal ini sebagaimana yang disampaikan oleh Waketum MUI, Anwar Abbas.
“kenaikan paling mencolok dari biaya haji tahun 2023 ini adalah menyangkut biasa akomodasi di Mekkah dan Madinah. Yang membuat kita bertanya-tanya adalah, apakah kenaikannya setinggi itu,” kata Anwar Abbas, Sabtu (21/1/2022)
Untuk itu, Anwar Abbas meminta agar pemerintah turun tangan dalam meninjau ulang kenaikan harga akomodasi ini. Takutnya ada permainan yang dilakukan oleh pengusaha Arab Saudi sehingga harga melesat naik.
“kita meminta agar harga biaya akomodasi di Mekkah dan Madinah ditinjau ulang agar harganya wajar. Kita harapkan agar pemerintah arab Saudi turun tangan dalam mengstabilkan harga agar para jamaah tidak terbebani biaya yang besar,” pungkas Abbas. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?