"Jadi gua tuh merasa harus belajar dua kali lebih keras, untuk bisa membuktikan kalau di luar saya artis, saya bisa tetep berkontribusi kok kepada tim. 'Ayo, Pak, saya mau belajar'," ungkap Dian Sastro.
Kendati demikian ketika dirinya bekerja di perusahaan itu, Dian Sastro mengaku taka da perlakuan istimewa terhadap dirinya meskipun dia sebagai seorang artis.
"Justru gua ngerasa bukan privilege. Tapi justru kayak cuma penghias gitu loh," kata dia.
Bahkan Dian mengaku saat menjadi orang kantoran, dia merasakan juga fase hamil dan bekerja sebagai wanita kantoran. Termasuk merasakan cuti hamil.
"Saat gue kerja di kantor itu gue sempet nikah juga tahun 2010, terus gue sempet hamil. Jadi ada masanya gue hamil-hamil ngantor. Terus setelah gue melahirkan, gua dapet cuti melahirkan tiga bulan. Hari pertama gua masuk balik sebagai ibu yang sudah memiliki bayi di rumah, ternyata gua nggak bisa kerja, kepikiran bayi," kata dia.
Karena saat bekerja dia selalu memikirkan anaknya yang baru lahir itu, Dian Sastroi mengambil keputusan untuk undur diri kendati masih menyukai profesi dari pekerjaannya kala itu. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Harga Gas untuk Industri Turun, Dasco: Kabar Gembira untuk Buruh
-
Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik
-
Datang Bahas Sengketa Lahan, Pria di OKI Ditembak 3 Kali, Pelaku Diburu Polisi
-
Debut Sensasional, Cape Verde Jadi Tim Anomali di Ajang Piala Dunia 2026
-
Unhas Cetak Wirausaha Baru, Ikan Pindang Diolah Jadi Produk Bernilai Ekonomi Tinggi
-
Membaca Doorstoot naar Djokja: Menyelami Hari-Hari Paling Genting Indonesia
-
Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?
-
Syarat Berpenampilan Menarik di Lowongan Kerja, Bentuk Beauty Privilege?
-
Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo
-
Bebizie Pamer Jabatan Baru, Tapi Visi-Misinya Cuma Sebatas Makeup dan Hairdo!