SuaraCianjur.id – Bursa calon ketua PSSI periode 2023 – 2027 semakin mengerucut. Kabarnya sampai saat ini, terdapat lima sosok yang sudah pasti maju menjadi calon Ketua PSSI. Salah satu nama yang mencuat adalah Doni Setiabudi.
Nama Doni Setiabudi mungkin asing dibanding nama calon lainnya. Akan tetapi, di persepakbolaan Indonesia, nama ini sudah malang melintang dan memiliki banyak pengalaman.
Saat ini, Doni Setiabudi atau kerap dipanggil Jalu, adalah manajer dari klub Liga 2, AHHA PS Pati. Selain menjadi manajer, Jalu juga adalah inisiator sekaligus menjabat sebagai CEO dari kompetisi lokal yang sempat menggegerkan karena menggunakan teknologi VAR, yaitu Bandung Premier League (BPL).
Dalam rangka suksesi menjadi Ketua PSSI, Jalu sudah menyiapkan ide pengelolaan liga yang akan diajukan. Dikutip dari akun twitter idextratime, ide yang diajukan Jalu adalah membuat lima kasta kompetisi. Adapun berikut urainnya:
1. Untuk Liga 1, maksimal 20 klub peserta dengan empat klub terbawah terdegradasi ke Liga 2. Liga 1 dilaksanakan dengan sistem Double Round Robin.
2. Untuk Liga 2, maksimal 24 klub dengan sistem dua sampai tiga wilayah, dengan 4 tim teratas promosi ke Liga 1, dan empat sampai enam tim terbawah terdegradasi.
3. Untuk Liga 3, harus dari tim-tim Liga 3 seri nasional, yang idealnya terdiri dari 36 tim dengan enam grup wilayah dengan sistem zona.
4. Untuk Liga 4, adalah kompetisi untuk klub-klub Liga 3 seri Provinsi.
5. Untuk Liga 5, adalah kompetisi untuk Liga Amatir.
Baca Juga: Miris, Mahasiswa UI Yang Tewas Ditabrak Pensiunan Polisi Malah Jadi Tersangka
Ide ini yang nantinya akan diajukan oleh Jalu jika lolos menjadi calon final dan masuk di Kongres Luar Biasa yang akan diselenggarakan bulan Februari 2023. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Harga Minyak Dunia Terus Naik Sejak Selat Hormuz Kembali Diblokir
-
Intip Jarak Tempuh dan Harga Honda Super-N, Fitur Booster Jadi Andalan si 'Brio Listrik'
-
IHSG Diprediksi Bergerak Konsolidatif Sepekan, Sentimen Timur Tengah hingga MSCI Jadi Sorotan
-
Pemadaman Listrik Tanpa Pemberitahuan: Masalah Tata Kelola Pelayanan Publik
-
Analisis Teknikal IHSG Hari Ini saat Wall Street Rebound
-
Rupiah Diramal Ambruk ke Rp18.000, Harga Emas Berpotensi Anjlok Rp20.000 Hari Ini, Ada Apa?
-
Prakiraan Cuaca di Kota-kota Besar Hari Ini: Bandung dan Bandar Lampung Hujan Lebat
-
SIG Bidik Pasar Renovasi Rumah Lewat MiniMix, Beton Siap Pakai Tembus Gang Sempit
-
Pertama Kalinya, SUNRISE dan SHAFT Umumkan Kolaborasi Produksi Anime Baru
-
Petani Jember Dapat Senjata Baru Lawan Penyakit Padi, Produksi Diklaim Meningkat