Bisnis / Makro
Kamis, 07 Mei 2026 | 11:09 WIB
ilustrasi ekonomi (freepik)
Baca 10 detik
  • BPS mencatat sektor ekonomi kreatif Indonesia menyerap 27,4 juta tenaga kerja dengan kontribusi PDB mencapai Rp1.611,2 triliun.
  • CapCut menggelar CapCut Gala 2026 pada Mei 2026 untuk mengapresiasi 21 pemenang kreatif dari berbagai kategori kompetisi.
  • Platform CapCut memfasilitasi kreator lokal melalui teknologi digital dan AI guna meningkatkan produktivitas serta kualitas karya video.

Suara.com - Laporan Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan sektor ekonomi kreatif Indonesia menyerap sekitar 27,4 juta tenaga kerja di tahun 2025. 

Angka ini setara 18,7 persen dari total tenaga kerja nasional, sekaligus meningkat dari 26,48 juta dari 2024 lalu. Kontribusi ekonomi kreatif terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional juga mencapai Rp 1.611,2 triliun atau 7,28 persen di 2024.

Sementara itu Kementerian Ekonomi Kreatif mencatat bahwa ekonomi kreatif mencakup 17 subsektor termasuk di antaranya film, animasi, video, aplikasi, dan konten digital, yang kini semakin berkembang seiring meningkatnya peran platform digital dalam kehidupan masyarakat. 

Maka dari itu CapCut hadir dan membuka akses lebih luas bagi kreator lokal sebagai pelaku industri kreatif untuk berkarya, berkolaborasi, dan berkembang sebagai bagian dari ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan.

Sebagai wujud apresiasi bagi para kreator dan pelaku industri kreatif, CapCut Gala 2026 digelar sebagai puncak dari kompetisi digital para kreator yang berlangsung selama Februari hingga April 2026. 

Dalam acara ini CapCut menganugerahi 21 pemenang dari 21 kategori penghargaan yang mencakup tiga kategori besar yaitu kreator, agensi, dan konten. 

Capcut Gala 2026. [Capcut]

Penghargaan ini diberikan kepada kreator yang secara konsisten menunjukkan inovasi dan kreativitas terbaik melalui karya mereka di CapCut. Tidak hanya itu, template buatan para kreator ini turut membantu komunitas berbagi cerita secara kreatif lewat video, serta memperkaya ekosistem kreatif digital di Indonesia

Kesi Ismayani, kreator asal Bogor sekaligus pemenang penghargaan "Top Creator CapCut 2026", membagikan pengalamannya sebagai kreator CapCut. 

“Selama dua tahun terakhir, saya aktif merilis berbagai templat video CapCut dengan konten bergaya sinematik dan kutipan (quotes). Ternyata templat saya sangat populer dan banyak digunakan oleh pengguna CapCut. Hal ini mendorong saya yang awalnya berprofesi sebagai karyawan untuk memberanikan diri menjadi kreator CapCut penuh waktu," katanya, dikutip Kamis (7/5/2026).

Baca Juga: BI: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Pendorong Ekonomi Indonesia Meroket

Sementara itu, Abu Laist selaku pemenang penghargaan "Best Template Production CapCut Gala 2026" mengaku sejak menggunakan CapCut, dirinya fokus mengembangkan template termasuk Cinematic Ramadan yang membawanya meraih penghargaan. 

"Meskipun saya berdomisili di Lampung, CapCut membantu saya berkarya dengan mudah tanpa batasan lokasi, dan bahkan karya templat saya bisa digunakan oleh kreator lainnya di Asia Tenggara," ungkapnya.

Dengan fitur editing lengkap di CapCut, para kreator pun bisa semakin mudah dalam berkarya.  Sejumlah fitur editing yang tersedia antara lain transisi, filter, efek, teks, dan stiker; templat siap pakai yang memungkinkan siapa pun menghasilkan video berkualitas tinggi dalam hitungan detik; hingga fitur utilitas berbasis AI seperti text-to-image dan AI poster, untuk meningkatkan produktivitas kreatif pengguna.

Load More